PPU, Borneoupdate.com – Kegiatan pembangunan di kawasan ibu kota negara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU, membuka sejumlah peluang usaha. Di antaranya usaha warung makan, penginapan hingga transportasi. Kondisi ini seharusnya menjadi perhatian warga setempat agar mampu memanfaatkan peluang tersebut sebaik-baiknya.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten PPU, Hartono Basuki mengatakan pembangunan insfrastruktur di IKN tidak hanya membawa peluang kerja. Ada juga peluang usaha yang harus dimanfaatkan warga PPU. Karena masuknya para pekerja tentu memerlukan tempat menginap, laundry hingga makan sehari-hari.

“Jadi kita perlu cerdas juga menangkap peluang usaha itu. Tidak hanya jadi pencari kerja di proyek IKN. Kalau bisa ada tempat yang cocok bisa buka usaha. Mungkin biasanya yang terkendala soal modalnya,” ujarnya kepada wartawan.
Menurut Hartono masyarakat setempat harus bersiap diri dengan meningkatkan kompetensi. Agar mampu menangkap peluang usaha di IKN. Ia mencontohkan keberadaan titik nol IKN di Kecamatan Sepaku yang menjadi daya tarik bagi warga luar daerah. Otomatis hal itu membuka peluang usaha di sektor kuliner, jasa transportasi dan penginapan.
“Maka kami minta Pemkab PPU bikin pelatihan sadar wisata, pengelolaan tempat usaha dan lain sebagainya. Ini agar SDM kita punya kemampuan dan keterampilan. Karena peluang IKN bukan hanya lowongan kerja. Ada juga peluang usaha yang harus ditangkap oleh anak muda,” tambahnya. (ADV/ SUS)
















Discussion about this post