Balikpapan, Borneoupdate.com – Kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) secara mikro mulai menunjukkan hasilnya. Dimana selama dua pekan terakhir belum ada satupun RT yang berstatus zona merah Covid-19. Bahkan 5 RT dengan status zona oranye turun menjadi 3 RT di pekan ini.
Kepala Bidang Keamanan dan Penegakan Hukum Satgas Covid-19 Kota Balikpapan, Zulkifli mengatakan penerapan PPKM mikro ini cukup memudahkan pendataan dan penanganan terhadap warga yang terpapar Covid-19. Meski ada sejumlah kendala yang dihadapi seperti fasilitas isolasi hingga penyemprotan ke rumah warga.
“Alhamdulillah dari 1.669 RT tidak ada yang termasuk dalam kategori zona merah,” ujarnya saat rilis harian Covid-19, Senin (22/02).
Menurut Zulkifli, berdasarkan hasil evaluasi PPKM mikro yang dilakukan selama sepekan ini, belum ada RT yang ditemukan ada warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19 di atas 10 orang atau zona merah.
“Kita bersyukur di minggu yang lalu itu zona orange ada 5 dan tinggal tiga dan verifikasi terakhir malah ini sepertinya akan tinggal satu di Sepinggan Raya itu di RT 34, yang lain sudah turun ke zona kuning,” jelasnya.
Untuk meningkatkan status zona yang ada di setiap RT di Kota Balikpapan, pihaknya melalu melalui pihak kelurahan menghimbau agar zona hijau yang ada itu tetap dipertahankan. Sehingga tidak naik status menjadi zona kuning, yang akan menambah posisi terkonfirmasi positif Covid-19 dalam pelaksanaan PPKM mikro.
“Yang hijau dipertahankan dan kita fokus menyelesaikan zona kuning supaya nanti kalau yang hijau naik kuning ini jadi tidak ada habis-habisnya,” tuturnya.
Selain itu, Zulkifli menambahkan dirinya juga meminta agar pengawasan protokol kesehatan di tiap RT diperketat, dan meminta kepada masyarakat agar kalau tidak ada kepentingan yang mendesak tidak keluar rumah.
“Jadi kita membatasi mobilitas warga kita dan meningkatkan pengawasan protokol kesehatan,” tutupnya. (FAD)
















Discussion about this post