Balikpapan, Borneoupdate.com – Dinas Kesehatan Kota Balikpapan terus meningkatkan vaksinasi Covid-19 kepada para pelajar. Hal ini sebagai upaya mempersiapkan peserta didik sebelum mengikuti kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Meski hingga kini, Kota Balikpapan masih berstatus PPKM level IV dan belum ada perubahan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan salah satu syarat utama PTM yakni percepatan kegiatan vaksinasi khusus kelompok pelajar. Namun pemerintah pusat tidak menyebutkan syarat minimun cakupan vaksinasi pelajar untuk PTM.
“Karena dari semua kelompok yang dipercepat diutamakan pelajar persiapan untuk pembelajaran tatap muka. Tapi memang tidak ada syarat minimum cakupan vaksinasinya,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (02/09).
Untuk saat ini, lanjut wanita yang akrab disapa Dio ini, cakupan dosis pertama untuk pelajar sudah mencapai 36 persen. Data tersebut setara dengan 24.455 dari total 68.176 pelajar yang masuk daftar penerima vaksin Covid-19. Adapun rencana PTM di sekolah masih menunggu informasi status PPKM level IV yang berakhir 4 Oktober ini.
“Untuk Pelajar dosis satu itu sudah di 36 persen itu sama dengan 24.455 dari 68.176 sasaran masyarakat usia 12 sampai 17 tahun. Jadi saat PPKM sudah level III maka baru kita buka PTM. Tapi jangan lupa protokol kesehatan meski sudah vaksin,” tuturnya lagi.
Sementara salah satu peserta vaksinasi pelajar di gedung BSCC Dome, Sintia berharap PTM bisa dilakukan secepatnya. Ia mengaku cukup kesulitan dengan pembelajaran online. Karena terbatasnya interaksi bersama guru mata pelajaran sehingga berdampak kurangnya daya serap saat ujian.
“Saya inginnya segera PTM. Makanya ikut vaksinasi. Harapannya tatap muka cepat berlangsung aja. Kalau pembelajaran online agak susah sebenarnya kalau misalkan pelajaran,” ucap siswa SMKN 4 Balikpapan ini setelah mendapatkan suntikan vaksin. (FAD)
















Discussion about this post