
Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan mengingatkan satuan kerja untuk mempercepat penyelesaian kegiatan fisik di akhir tahun anggaran. Pasalnya penutupan APBD tahun 2021 tinggal beberapa pekan lagi. Sementara masih ada pelaksanaan proyek pemerintah yang sedang berlangsung.
Menyikapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Budiono Sastro Prawiro terus mendorong kontraktor agar menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu. Sebab kontraktor bisa terkena penalti hingga blacklist jika gagal selesaikan proyek. Termasuk meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai pengguna anggaran berkoordinasi dengan pelaksana pekerjaan.
“Ini kan sudah bulan Desember hampir masuk pertengahan. Saya masih melihat pekerjaan fisik yang belum selesai. Tentunya OPD terkait yang punya kegiatan fisik harus selesai penyerapannya tepat waktu,” ujarnya di gedung DPRD Balikpapan, Selasa (07/12).
Pihak DPRD, lanjut Budiono, menginginkan tidak terjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) secara berlebihan. Karena hal itu merupakan salah satu alat ukur kinerja pemerintah. Termasuk di dalamnya lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan penggunaan anggaran.
“Jangan sampai terjadi SILPA. Itu sama saja tidak terserap anggarannya. Jadi kita melihat ada beberapa pekerjaan seperti trotoar, semenisasi jalan dan drainase yang masih berlangsung. Ini sudah mau tutup buka. Harusnya sudah selesai,” tuturnya lagi.
Menurut Budiono, sesuai jadwal seluruh pekerjaan itu harus terselesaikan pada pertengahan Desember ini. Namun pihak pemerintah bisa memberikan tambahan waktu penyelesaian kepada kontraktor pelaksana proyek. Asalkan penyebab keterlambatannya bukan karena kesalahan yang disengaja. Seperti akibat curah hujan yang tinggi dan banjir menghambat proyek drainase maupun semenisasi.
“Saya berharap seluruh OPD yang punya pekerjaan fisik segera penyelesaian serapan anggarannya. Kalau bisa di atas 90%. Masih banyak itu yang disdik, PU, Perkim dan lainnya. Silahkan disoroti. Lihat saja yang arah bandara itu,” tambahnya. (SAN)




















Discussion about this post