
Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan mengusulkan operasi pasar terhadap komoditi minyak goreng. Pasalnya pemerintah harus mengantisipasi kemungkinan inflasi akibat kenaikan harga di akhir tahun. Apalagi kenaikan itu seringkali berdampak pada komoditi lainnya di pasaran setiap perayaan Natal dan tahun baru.
Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Haris mengatakan operasi pasar merupakan bentuk pencegahan oleh satuan kerja terkait. Termasuk dengan mendatangi distributor sembilan bahan pokok (sembako) untuk mengecek ketersediaan di gudang mereka. Mengingat kondisi ekonomi belum sepenuhnya pulih di masa pandemi Covid-19.
“Mungkin dengan melihat stok dan membuat operasi pasar. Untuk menstabilkan harga agar tidak terjadi inflasi di Balikpapan. Biasa ada kenaikan ini berdampak pada inflasi kita juga,” ujarnya, Rabu (08/12).
Menurut Haris, pemerintah harus mencarikan solusi atas kenaikan kebutuhan pokok yang selalu terjadi setiap tahunnya. Apalagi hal ini terus berulang tanpa ada solusi. Padahal Kota Balikpapan termasuk daerah yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap pasokan luar. Karena kota minyak bukan daerah penghasil tetapi masuk kategori kota jasa dan perdagangan.
“Ini hal yang sangat tidak baik kalau terjadi inflasi. Maka pemerintah perlu melihat apa penyebabnya hal ini. Mungkin karena ada kendala cuaca atau spekulan. Jadi pemerintah harus hadir untuk menstabilkan harganya,” tuturnya lagi.
Dengan adanya pengecekan, lanjut Haris, pemerintah bisa menentukan kebijakan terhadap kemungkinan pergerakan harga di pasaran. Termasuk meminta para distributor menambah pasokan barang agar harga tetap stabil. Meskipun naik diharapkan harganya tidak melambung tinggi dan barang tetap tersedia.
“Intinya jangan sampai menimbulkan inflasi di Balikpapan. Kami akan terus melakukan komunikasi bersama dinas perdagangan. Khususnya mengenai harga. Soalnya ini harus ada solusi, baik jangka menengahnya dan jangka panjangnya. Jangan sampai setiap tahun selalu tanpa solusi,” tambahnya. (GUS)




















Discussion about this post