
Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan meminta pemerintah setempat menjamin ketersediaan stok sembilan bahan pokok (sembako). Terutama selama masa natal dan tahun baru (Nataru) pada akhir tahun ini. Mengingat kenaikan permintaan pada momen perayaan dua libur tersebut.
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Sabaruddin Panrecalle mengatakan pihaknya sudah meminta satuan kerja melakukan pengecekan ke lapangan. Yakni stok barang ke distributor dan harga barang di pasaran. Apalagi kota ini sangat tergantung dengan pasokan dari daerah lain.
“Kami minta ada jaminan ketersedian bahan pokok. Intinya distribusi bahan pokok ke Kota Balikpapan tetap lancar. Utamanya pasokan dari daerah Sulawesi dan Kalimantan. Ini memang ada persoalan cuaca,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (08/12).
Dari pengecekan, lanjut Sabaruddin, pihaknya akan mendapatkan informasi stok sembako yang ada di gudang milik distributor. Termasuk informasi berapa lama stok yang ada mampu bertahan memenuhi kebutuhan masyarakat. Agar mereka tidak khawatir apalagi sampai melakukan aksi borong.
“Jadi meski ada perayaan keagamaan dan tahun baru sembako kita harus aman. Makanya perlu ada pengecekan stok bahan pokok. Kami sudah minta informasi dari pemerintah soal stok distributor sebagai antisipasi kenaikan permintaan,” tuturnya lagi.
Menurut Sabaruddin, kenaikan harga merupakan hal yang tidak bisa terhindarkan. Selama kenaikan harga pada komoditi tidak melebihi batas kewajaran saat permintaan meningkat. Untuk itu pemerintah perlu hadir melakukan pengawasan terhadap stok dan harga di pasaran.
“Jadi tolong pastikan untuk bulan ini aman dan tidak ada kelangkaan. Sehingga tidak berdampak terhadap kenaikan harga. Jadi masyarakat bisa tenang berbelanja. Intinya harus ada jaminan soal stok kebutuhan dan pasokannya,” tambahnya. (SUS)




















Discussion about this post