Balikpapan, Borneoupdate.com – Persoalan sambungan air sudah sering menjadi keluhan warga di Kota Balikpapan. Pasalnya kota ini masih mengalami berbagai hambatan dalam penyediaan air bersih. Mulai dari keterbatasan sumber air baku hingga pipa distribusi yang berusia tua. Akibatnya operator penyedia air belum bisa 100 persen melayani permohonan sambungan baru.
Anggota DPRD Kota Balikpapan, Kamaruddin Ibrahim mengaku sering mendapatkan informasi semacam ini. Seperti pemasangan PDAM yang tertunda meski sudah ada pemasangan jaringan pipa hingga meter air. Bahkan ada yang sudah terpasang 2 tahun lalu tetapi dari pipa Persil belum di sambung ke meter air yang ada.
“Coba nanti saya komunikasi kan ke instansi terkait. Yang jelas kami akan kawal usulan tersebut sehingga nantinya warga di sini dapat menikmati air bersih PDAM,” ujarnya saat menggelar kegiatan dialog warga di RT 10, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, Selasa (07/11).
Untuk itu, lanjut Kamaruddin, perlu sekali komunikasi yang erat antara warga, pemerintah dan DPRD. Agar persoalan yang terjadi bisa mendapatkan solusi yang memudahkan semua pihak. Salah satunya lewat program program dialog warga yang menjadi bagian fungsi pengawasan dan pelayanan agar bisa lebih maksimal.
”Tujuannya agar anggota DPRD Kota Balikpapan semakin dekat dengan warganya, sehingga lebih mudah menjalin komunikasi terkait dengan program-program DPRD yang sudah dilaksanakan maupun yang belum,” tuturnya lagi.
Kamaruddin juga mengingatkan pentingnya peran warga dalam pembangunan. Apalagi dalam waktu dekat kota minyak bakal berstatus sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN). Maka pemerintah setempat harus mempercepat pemerataan pembangunan di semua bidang. Mulai dari infrastruktur hingga SDM warga setempat. (MAN)
Discussion about this post