Balikpapan, Borneoupdate.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menekankan pentingnya semangat gotong royong dalam menjaga keamanan pemukiman. Para wakil rakyat mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mempererat kepedulian antar tetangga guna mencegah potensi bencana kebakaran.
Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Syarifudin Oddang, menyebut keselamatan lingkungan bukan hanya tanggung jawab petugas pemadam. Ia menginginkan para warga di setiap pemukiman untuk lebih peka terhadap kondisi di sekitar rumah mereka. Sikap saling menjaga ini menjadi sangat krusial saat memasuki bulan suci Ramadan, di mana intensitas penggunaan kompor dan listrik meningkat tajam.
Oddang mengingatkan kelalaian satu orang bisa berdampak luas bagi banyak kepala keluarga. Oleh karena itu, ia meminta warga tidak segan untuk menegur atau mengingatkan tetangga jika melihat potensi bahaya yang mengancam.
“Kepekaan sosial ini penting sekali. Mungkin ada tetangga yang lupa mematikan kompor atau melihat kabel listrik yang terkelupas. Kita perlu sama-sama saling mengingat dan saling memperhatikan,” ujarnya, Ahad (08/03).
Menurut Oddang kesadaran kolektif ini mampu menekan angka kejadian kebakaran rumah tangga seminimal mungkin. Fokus utama para legislator adalah memastikan warga dapat menjalankan ibadah puasa dan rangkaian salat tarawih dengan perasaan tenang.
Kewaspadaan yang tinggi di tingkat masyarakat akan menutup ruang bagi terjadinya kecelakaan fatal. Jika setiap warga menjalankan peran pengawasan secara mandiri, maka risiko kerugian harta benda maupun nyawa dapat dihindari sejak awal.
Oddang meyakini keamanan lingkungan yang stabil akan berdampak langsung pada kekhusyukan ibadah masyarakat. Kondisi pemukiman yang kondusif memungkinkan warga fokus pada aktivitas spiritual selama bulan mulia ini.
Komisi III berkomitmen terus mengawal kebijakan mitigasi bencana yang berbasis pada partisipasi masyarakat. Syarifuddin mengajak para Ketua RT untuk lebih aktif menggerakkan ronda atau sistem keamanan lingkungan (Siskamling) sebagai upaya pencegahan berlapis.
Ia berharap agar Ramadan tahun ini di Balikpapan berlalu tanpa satu pun catatan musibah. Karena sinergi antara pemerintah yang sigap dan masyarakat yang peduli menjadi kunci sukses keberlangsungan pembangunan kota.
“Semoga dengan meningkatnya kewaspadaan kita semua, masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman tanpa rasa khawatir,” pungkasnya. (man)

















Discussion about this post