Balikpapan, Borneoupdate.com – Komisi III DPRD Kota Balikpapan bergerak memantau kelayakan fasilitas publik di sektor kesehatan. Para legislator kini memberikan perhatian serius terhadap kondisi fisik bangunan RSUD Beriman. Mereka menyoroti sistem penunjang operasional yang mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Fokus utama evaluasi menyasar pada sistem Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP) di rumah sakit tersebut.
Anggota Komisi III, Wahyullah Bandung menilai keandalan listrik, pendingin ruangan, dan jaringan pipa air menjadi urat nadi pelayanan medis. Kerusakan pada sektor ini berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan pasien yang sedang menjalani perawatan. Ia mempertanyakan ketahanan infrastruktur yang ada saat ini. Khususnya mencermati usia bangunan yang terus bertambah.
“Ini tentunya memerlukan pemeliharaan ekstra ketat. Kami menemukan jaringan pipa air yang mulai bermasalah di beberapa titik. Bagaimana kondisi MEP-nya sekarang, terutama pada jaringan plumbing,” ujarnya, Selasa (12/05).
Wahyullah menyebut sistem pendingin ruangan (AC) yang tidak stabil juga menjadi keluhan yang perlu segera tertangani. Suhu ruangan yang tidak terjaga dapat memengaruhi kualitas sterilisasi alat medis dan kenyamanan ruang rawat inap. Begitu pula dengan instalasi listrik yang harus tetap prima untuk menyokong peralatan medis vital selama 24 jam.
Untuk itu, ia meminta manajemen rumah sakit segera memetakan titik-titik kerusakan pada jaringan pipa. Kebocoran pipa atau saluran air yang tersumbat tidak hanya mengganggu operasional. Tapi juga berdampak pada higienitas lingkungan rumah sakit. Pihak DPRD ingin memastikan sistem pembuangan limbah cair tetap berfungsi optimal sesuai standar kesehatan.
“Kami ingin memastikan seluruh sistem penunjang ini bekerja dengan baik. Jangan sampai pelayanan kesehatan terhenti hanya karena masalah teknis pada kabel atau pipa. Ini penting ya untuk menjaga pelayanan tetap prima,” jelasnya.
Menurut Wahyullah, pihaknya mendorong pemerintah kota untuk mengalokasikan anggaran renovasi MEP secara menyeluruh. Ia meyakini perbaikan parsial tidak akan menyelesaikan masalah secara permanen. Terutama pada penggantian komponen yang sudah usang dengan teknologi yang lebih modern dan efisien energi.
“Masyarakat Balikpapan berhak mendapatkan fasilitas kesehatan yang layak dan aman. Kami akan pastikan setiap sudut bangunan RSUD Beriman mendukung proses penyembuhan pasien,” tutupnya. (sus)

















Discussion about this post