Balikpapan, Borneoupdate.com – Komisi IV DPRD Kota Balikpapan memastikan dukungan penuh terhadap transformasi Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Sayang Ibu menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Langkah strategis ini bertujuan memenuhi mandat regulasi terbaru dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali mengatakan pihaknya siap memberikan dukungan anggaran pada tahun 2027. Anggaran ini menjadi kunci utama agar proses perubahan status rumah sakit berjalan tanpa hambatan. Perubahan status ini bukan sekadar administratif, melainkan peningkatan kapasitas layanan medis bagi seluruh masyarakat Balikpapan Barat.
“Teman-teman Komisi IV siap mensupport. Terutama dalam penganggaran ke depan agar semua persyaratan bisa terpenuhi. Tinggal soal bangunan saja yang masih jadi ganjalan. Kan proyek fisiknya masih mangkrak,” ujarnya, Selasa (12/05).
Gasali menegaskan komitmen DPRD dalam mengawal proses transisi ini. Ia memandang perubahan status RSIA Sayang Ibu sebagai kebutuhan mendesak. Di mana ketersediaan rumah sakit umum di wilayah Balikpapan Barat akan memecah penumpukan pasien di pusat kota.
Dukungan anggaran tersebut akan menyasar pemenuhan standar fasilitas yang ditetapkan pemerintah pusat. Kemenkes mewajibkan rumah sakit umum memiliki keragaman poli spesialis yang lebih luas daripada rumah sakit ibu dan anak. Oleh karena itu, pembangunan fisik dan pengadaan alat kesehatan menjadi prioritas dalam skema anggaran 2027.
“Kami berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan. Koordinasi ini memastikan agar anggaran tepat sasaran. Kami tidak ingin transformasi ini hanya mengubah papan nama. Harus tetap ada ada peningkatan kualitas yang signifikan,” jelasnya.
Menurut Gasali, pihaknya juga menunggu penambahan sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan. Transformasi menjadi RSUD menuntut ketersediaan dokter spesialis penyakit dalam, bedah, dan spesialis dasar lainnya. Komisi IV berkomitmen memberikan ruang anggaran untuk rekrutmen maupun peningkatan kompetensi nakes yang ada.
“Jadi RSUD tentu lebih baik. Tapi memang ada syarat yang harus terpenuhi. Makanya kita harus beri dukungan perubahan status ini. Intinya akses fasilitas kesehatan dekat bagi masyarakat di sana. Tidak perlu sampai ke tengah kota lagi,” tambah politisi Golkar ini. (ane)

















Discussion about this post