Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan mengajak masyarakat menjaga semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai persoalan lingkungan dan kebutuhan pembangunan di wilayah masing-masing. Ajakan tersebut disampaikan di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang membuat pemerintah daerah harus lebih selektif dalam menentukan prioritas program pembangunan.
Anggota DPRD, Kasmah mengatakan kondisi anggaran saat ini menuntut pemerintah daerah melakukan penyesuaian terhadap sejumlah program dan kegiatan. Karena itu, keterlibatan masyarakat dinilai sangat penting untuk membantu menjaga lingkungan dan menyelesaikan persoalan yang dapat ditangani secara bersama-sama.
Ia menjelaskan kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat berdampak pada pengelolaan anggaran di daerah, termasuk di Kota Balikpapan. Situasi tersebut membuat DPRD bersama pemerintah daerah harus menyusun skala prioritas dalam penggunaan anggaran agar program yang dijalankan tetap tepat sasaran.
“Pemerintah daerah saat ini berada di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Karena itu, DPRD juga ikut membuat skala prioritas dalam penggunaan anggaran daerah,” ujarnya, Jumat (12/06).
Menurut Kasmah, semangat gotong royong menjadi modal penting bagi masyarakat untuk membantu mengatasi persoalan di lingkungan sekitar, terutama yang berkaitan dengan kebersihan, drainase, dan fasilitas umum.
Ia menilai budaya kebersamaan yang selama ini tumbuh di tengah masyarakat Balikpapan perlu terus dipertahankan. Dengan kerja sama antarwarga, berbagai persoalan lingkungan dinilai dapat ditangani lebih cepat sambil menunggu program pemerintah direalisasikan.
“Kami meminta warga tetap menjaga semangat gotong royong sebagai langkah awal penanganan di lingkungan masing-masing,” jelasnya.
Kasmah meyakini pemerintah daerah tetap berkomitmen menjalankan program pembangunan dan pelayanan masyarakat. Namun proses pelaksanaan program harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan kebutuhan yang dianggap paling mendesak. Terutama untuk sektor yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat luas.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat aktif menjaga fasilitas umum dan lingkungan agar tidak cepat mengalami kerusakan. Dengan keterlibatan warga, beban pemerintah dalam pemeliharaan fasilitas lingkungan dinilai dapat berkurang.
“Kalau masyarakat ikut menjaga lingkungan dan fasilitas umum, tentu akan sangat membantu pemerintah di tengah kondisi anggaran yang terbatas,” tambahnya. (ana)

















Discussion about this post