
Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan meminta pemerintah memberikan perluasan relaksasi kepada sektor ekonomi yang terdampak cukup berat selama masa pandemi Covid-19. Permintaan tersebut untuk menyesuaikan dengan penurunan status Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ke level 2 mulai pekan ini.
Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Sabaruddin Panrecalle mengatakan pemerintah setempat memang sudah memberikan relaksasi selama masa pandemi Covid-19 terutama di sektor ekonomi. Seperti keringanan pembayaran retribusi dari pemerintah, pajak hingga biaya sewa bagi pedagang yang berjualan di sejumlah lokasi di Balikpapan.
“Memang sudah ada kelonggaran sedemikian rupa. Tapi roda ekonomi harus berjalan tidak boleh stagnan. Kan masih ada yang belum dibuka. Seperti pasar malam dan wahana permainan. Pemerintah harus perhatikan mereka,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (08/10).
Menurut Sabaruddin, dirinya menginginkan Pemerintah Kota Balikpapan segera memberikan kesempatan berjualan kepada PKL di pasar malam. Sebab PKL lainnya sudah kembali berjualan meski dengan pembatasan. Apalagi dengan penurunan status PPKM ini maka pemerintah tetap harus mempertimbangkan kondisi perekonomian warga yang mengandalkan hasil dari berjualan.
“Pemkot harus mempertimbangkan untuk perluas kebijakan relaksasi bagi PKL agar mereka dapat berjualan kembali. Karena banyak pedagang yang menyampaikan keluhannya karena sangat mempengaruhi tingkat pendapatan pedagang,” tuturnya lagi.
Masa PPKM level 2 ini, tambah Sabaruddin, merupakan kesempatan bagi PKL untuk meningkatkan penghasilannya dengan berjualan. Meskipun perlu juga ketegasan dalam hal kepatuhan pada protokol kesehatan bagi para pedagang saat mereka berjualan. Untuk itu dibutuhkan komitmen bersama, bukan hanya pemerintah menjaga dari disiplin protokol kesehatan dalam upaya pencegahan Covid-19. Namun diperlukan juga kesadaran masyarakat termasuk juga PKL, sehingga ancaman penyebaran Covid-19 dapat diturunkan.
“Semoga bisa membuat semuanya bisa tetap menjaga dan melaksanakan prokes secara disiplin, sehingga angka penularan di Kota Balikpapan terus berangsur-angsur menurun. Tentunya jika sudah turun kita optimis bisa membuka kegiatan PKL dengan prokes yang baik,” harapnya. (FAD)




















Discussion about this post