Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan mendukung rekomendasi pergeseran lokasi SMPN baru di Balikpapan Timur ke wilayah Trans Manggar Baru. Hal itu guna mempercepat proses realisasi pembangunan fisik sekolah. Mengingat lokasinya sudah beberapa mengalami perubahan.
Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Sabaruddin Panrecalle mengaku cukup kecewa belum adanya kepastian lokasi pembangunan SMPN baru di Balikpapan Timur. Padahal upaya itu menjadi cara dalam mengatasi masalah kekurangan fasilitas pendidikan. Kondisi ini sejalan dengan aspirasi warga yang meminta penambahan sekolah negeri.
“Ini sudah beberapa kali bergeser. Belum juga ada kepastian. Terbaru ada rekomendasi lahan pemkot di Trans Manggar Baru. itu lokasinya dekat dengan Tempat Pemakaman Umum (TPU),” ujarnya, Rabu (05/06).
Menurut Sabaruddin sebenarnya ada beberapa catatan terkait lokasi baru pembangunan SMPN di wilayah Balikpapan Timur. Yakni soal peruntukan lahan yang ternyata berstatus sebagai lahan TPU. Lalu ada juga penolakan sebagian ketua RT setempat terhadap pembangunan sekolah tersebut.
“Itu kan sudah ada pertimbangan-pertimbangan teknis. Kami dukung saja lahan yang jadi rekomendasi. Soalnya anggaran untuk membagun SMP sudah disiapkan dan tinggal lahannya saja,” tuturnya lagi.
Mengenai adanya penolakan, lanjut Sabaruddin, dirinya belum mengetahui alasan secara terperinci. Namun Pemkot Balikpapan memiliki melakukan kegiatan pembangunan di atas lahan mereka sendiri. Artinya tinggal merubah peruntukan lahan saja. Termasuk melakukan pemindahan lokasi TPU yang sudah ada.
“Sepertinya Pemkot Balikpapan memutuskan bangun sekolah di sana. Saya berpikir bahwa tanah itu sah milik Pemkot. Jika itu dijadikan lahan sebuah sekolah saya berpikir jauh lebih bagus,” tambah wakil rakyat dari Balikpapan Timur ini. (SAN)
















Discussion about this post