Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan meminta Dinas Ketenagakerjaan menyusun program peningkatan kualitas tenaga kerja lokal secara lebih terarah dan berkelanjutan. Karena penguatan sektor ketenagakerjaan perlu dukungan alokasi anggaran khusus agar program pelatihan dan peningkatan kompetensi dapat berjalan maksimal.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Hamid mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan investasi dan pertumbuhan ekonomi di Kota Balikpapan.
“Kami meminta Dinas Ketenagakerjaan menyusun program yang lebih terarah untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal, termasuk dukungan anggaran khusus agar programnya bisa berjalan maksimal,” ujarnya, Rabu (03/06).
Hamid menjelaskan, Balikpapan saat ini menghadapi tantangan besar dalam menyiapkan tenaga kerja yang mampu bersaing. Khususnya dengan kebutuhan dunia industri dan jasa yang terus berkembang. Peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah agar masyarakat dapat memperoleh peluang kerja yang lebih luas.
Hamid menilai program ketenagakerjaan tidak cukup hanya berfokus pada penyerapan tenaga kerja. Tetapi juga harus memperhatikan kualitas dan kemampuan masyarakat sesuai kebutuhan industri saat ini. “Tenaga kerja lokal harus memiliki keterampilan dan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Itu yang perlu dipersiapkan,” ucapnya.
Menurut Hamid, perkembangan investasi dan pembangunan di Balikpapan cukup menggembirakan. Termasuk dampak pembangunan Ibu Kota Nusantara yang akan membuka banyak peluang kerja di berbagai sektor. Namun, peluang tersebut harus diimbangi dengan kesiapan tenaga kerja lokal agar masyarakat tidak kalah bersaing.
Karena itu, DPRD mendorong Dinas Ketenagakerjaan memperkuat program pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi keterampilan, hingga kerja sama dengan dunia usaha dan industri. Langkah tersebut dinilai penting agar pelatihan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja.
“Kami siap dukung anggaran khusus juga diperlukan. Agar program peningkatan kualitas tenaga kerja dapat berjalan secara konsisten dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Kami ingin program pelatihan jangan bersifat sementara. Harusnya berkelanjutan,” tuturnya.
Selain itu, tambah Hamid, DPRD meminta pemerintah daerah memperhatikan kelompok usia produktif dan pencari kerja muda yang membutuhkan pembinaan keterampilan sejak dini. Pelatihan kerja dinilai dapat membantu masyarakat meningkatkan kemampuan sekaligus membuka peluang usaha mandiri. (ane)

















Discussion about this post