Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan terus mengawal persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026. Hal ini agar kegiatan tersebut berjalan lancar dan memberikan rasa adil bagi seluruh calon peserta didik. Melalui Komisi IV, DPRD memperkuat koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Balikpapan untuk memastikan seluruh tahapan penerimaan siswa baru terlaksana sesuai aturan dan kebutuhan masyarakat.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali mengatakan koordinasi antara legislatif dan pemerintah daerah menjadi langkah penting dalam menyukseskan pelaksanaan SPMB tahun ini. Terutama soal kesiapan teknis maupun administratif yang perlu mendapat perhatian. Agar proses penerimaan siswa tidak menimbulkan kendala di lapangan.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pelaksanaan SPMB berjalan baik. Semua pihak harus bekerja sama agar proses ini. Kami ingin semua berlangsung lancar, transparan, dan sesuai ketentuan,” ujarnya, Senin (08/06).
Gasali menjelaskan, DPRD memberikan perhatian khusus terhadap pemerataan akses pendidikan. Setiap anak, kata dia, harus memperoleh kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tanpa hambatan. Seperti keterbatasan daya tampung maupun persoalan teknis lainnya.
Menurutnya, keberhasilan SPMB tidak hanya diukur dari kelancaran proses pendaftaran. Tetapi juga dari kemampuan pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang merata kepada seluruh masyarakat. Karena itu, DPRD meminta Dinas Pendidikan melakukan pemetaan kebutuhan sekolah secara cermat serta mengantisipasi potensi kendala sejak awal.
“Kami minta setiap anak mendapatkan kesempatan belajar yang sama. Pemerataan akses pendidikan harus menjadi prioritas. Jangan sampai ada siswa yang kesulitan memperoleh sekolah sesuai dengan pilihan dan kebutuhannya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Gasali menilai pelaksanaan SPMB menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan. Pemerintah daerah perlu memastikan seluruh informasi terkait mekanisme penerimaan siswa dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat. Langkah tersebut dinilai mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses penerimaan murid baru.
Gasali memastikan pihaknya terus memantau pelaksanaan SPMB hingga seluruh proses selesai. Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan kebijakan yang telah disusun benar-benar berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin seluruh tahapan SPMB berjalan tertib. Pendidikan merupakan hak setiap anak. Jadi proses penerimaan murid baru harus mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat secara optimal,” tambahnya. (man)

















Discussion about this post