Balikpapan, Borneoupdate.com – Komisi IV DPRD Kota Balikpapan mengusulkan penambahan peralatan keselamatan kerja bagi petugas penanggulangan bencana. Langkah strategis ini mengutamakan perlindungan jiwa para petugas yang mempertaruhkan nyawa di lapangan. Dewan menginginkan seluruh garda terdepan memiliki tameng yang kuat saat menghadapi situasi darurat.
Ketua Komisi IV, Gasali menilai keselamatan petugas lapangan merupakan prioritas utama pemerintah daerah. Petugas kebencanaan menghadapi risiko tinggi setiap kali turun ke lokasi kerja. Mereka membutuhkan dukungan fasilitas yang memadai agar pulang ke rumah dengan selamat. Maka pemerintah wajib mengusahakan jaminan keselamatan bagi personil yang terlibat.
“Kami tidak ingin petugas bertaruh nyawa tanpa perlindungan yang layak. Mereka adalah aset berharga kota ini yang menyelamatkan warga. Pemerintah harus menjamin keselamatan mereka secara optimal. Salah satunya lewat alat pelindung diri,” ujarnya, Selasa (13/10).
Pihaknya, lanjut Gasali, menyoroti status Kota Balikpapan yang saat ini masih menyandang status siaga darurat bencana. Potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus mengintai wilayah ini. Selain itu, ancaman bencana alam lainnya juga menuntut kesiapsiagaan penuh dari seluruh personel. Kondisi geografis dan perubahan cuaca yang ekstrem meningkatkan kerawanan tersebut.
“Berita kita hanya menyoroti jumlah kerugian materi atau luasan lahan yang terbakar. Jangan lupa ada nyawa petugas dan relawan. Belum lagi ada keluarga yang di rumah. Nah sisi kemanusiaan dan keselamatan jiwa itu perlu diperhatikan,” lanjutnya.
Untuk itu, menurut Gasali, keberadaan alat keselamatan wajib memenuhi standar. Hal itu sebagai upaya menurunkan tingkat kecelakaan kerja secara signifikan. Seperti penambahan anggaran pengadaan baju tahan panas, helm khusus, sepatu bot keselamatan, hingga alat bantu pernapasan yang canggih.
“Kami siap mengawal pembahasan anggaran ini. Keselamatan petugas kebencanaan adalah cerminan kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Kan ini juga dalam rangka melindungi warga Kota Balikpapan,” tuturnya lagi.
Gasali berharap dinas terkait segera menghitung kebutuhan riil di lapangan. Kerja sama yang baik antara legislatif dan eksekutif akan mempercepat realisasi program perlindungan ini. Di sisi lain, petugas akan merasa lebih aman bekerja dengan dukungan peralatan yang mumpuni. (san)

















Discussion about this post