Balikpapan, Borneoupdate.com – Sejumlah rumah sakit yang melayani pasien Covid-19 di Kota Balikpapan mulai berangsur normal. Pasalnya jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di kota minyak sudah jauh menurun dalam kurun waktu dua bulan terakhir. Hal yang sama juga terjadi pada pusat isolasi mandiri milik pemerintah di asrama haji Batakan.
Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud mengatakan berdasarkan data satuan tugas Covid-19, pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit tercatat hanya 49 orang. Sementara kasus positif harian Covid-19 hanya berkisar 17 orang dan yang masih menjalani isolasi mandiri sebanyak 192 orang.
“Kalau kita lihat secara faktanya sudah melandai. Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tidak sebanyak beberapa bulan lalu,” ujarnya usai penyerahan secara simbolis bantuan sosial tahap II untuk warga terdampak Covid-19 di halaman kantor walikota, Senin (04/10).
Untuk saat ini, lanjut Rahmad, pihaknya tetap memantau perkembangan kasus Covid-19 hingga beberapa pekan ke depan. Meski merujuk pada indikator kasus positif, pasien meninggal dan tingkat keterisian ruang rawat baik di rumah sakit maupun embarkasi haji Batakan semua sudah menurun.
“Alhamdulillah rumah sakit kemudian tempat isolasi mandiri kita juga sudah hampir tidak ada menerima pasien Covid-19. Seharusnya ini sudah turun. Tidak tahu lagi penilaian dari Kementerian Dalam Negeri bagaimana. Kita berdoa saja sudah,” tuturnya lagi.
Rahmad tetap berpesan kepada masyarakat agar menjaga protokol kesehatan meski kasus positif Covid-19 sudah menurun. Hal itu sebagai upaya mencegah kembali terjadinya lonjakan kasus yang akan menyebabkan pembatasan pada kegiatan masyarakat.
“Bisa kita lihat tempat isolasi mandiri kita sudah kosong. Rumah sakit juga berangsur kosong. Bahkan asrama haji sudah beralih jadi sentra vaksinasi Covid-19. Paling ada beberapa orang saja pasien Covid-19,” tambah pria yang juga menjadi Ketua DPC Golkar Balikpapan ini. (FAD)
















Discussion about this post