Balikpapan, Borneoupdate.com – Sebanyak 6.882 warga terdampak Covid-19 di Kota Balikpapan mendapatkan pencairan bantuan sosial tunai (BST) tahap kedua. Kegiatan penyerahan bantuan sosial tunai ini diberikan secara simbolis kepada 24 perwakilan warga penerima BST di halaman Kantor Walikota Balikpapan, Senin (04/10).
WaliKota Balikpapan, Rahmad Mas’ud mengatakan pihaknya berkomitmen memberikan bantuan untuk meringankan beban mereka selama masa pandemi Covid-19. Seperti pelaku UMKM, pengemudi transportasi online dan juga dari karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja atau PHK.
“Saya berharap bantuan ini semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Memang ini tidak akan mencukupi untuk biaya hidup kita sendiri. Tapi paling tidak ini adalah bentuk komitmen dari pemerintah kota yang peduli terhadap imbas atau dampak Covid 19,” ujarnya kepada wartawan.
Rahmad berharap agar pandemi Covid-19 ini cepat berlalu dan para pelaku UMKM dapat bangkit kembali. Termasuk meminta kepada perusahaan agar menjadikan PHK sebagai langkah paling akhir dalam menyikapi kesulitan keuangan. Sehingga angka pengangguran di kota minyak tidak terus bertambah.
Sementara itu, Kepala Kantor Pos Cabang Balikpapan Taufik Dadi Marala menyebutkan total penerima BST tahap dua ini tercatat sebanyak 6.882 penerima. Dengan rincian 21 korban PHK dari data Disnaker, 1.374 ojek online dari data Dinas Perhubungan, 4.767 pelaku UMKM dan 120 pelaku pariwisata.
“Hari ini baru simbolisnya. Untuk penyaluran itu nanti tanggal 7 sampai 10. Yang belum mengambil di hari H nya bisa mengambil di Kantor Pos Klandasan. Bantuannya nanti Rp 300 ribu dengan orang yang berbeda dari tahap pertama,” jelasnya.
Taufik mengatakan realisasi penyaluran ada tahap ini mengalami penurunan 48 persen dari tahap pertama. Dimana jumlah penerima bantuan sosial di tahap lalu mencapai 14.406 orang. Perubahan itu berasal verifikasi data dari Organisasi Perangkat DInas (OPD) yang menemukan adanya data ganda pada daftar penerima.
“Jadi tahap ini realisasinya tercatat mencapai 52 persen dari tahap pertama. Itu karena data yang masuk itu ternyata double bansos. Untuk tahap kedua ini lebih sterilnya dari pada tahap satu. Otomatis, nanti tingkat realisasinya nanti lebih bagus,” tuturnya.
Menurut Taufik untuk penyaluran BST tahap kedua ini, pihaknya akan menyiapkan sedikitnya 7 titik bayar di antaranya di Gedung Kesenian dan halaman Kantor Wali Kota Balikpapan. Hal ini bertujuan untuk memudahkan penerima dalam mengambil bantuan, sehingga tidak jauh dan keluar biaya transportasi. Termasuk juga mendukung upaya penerapan protokol kesehatan Covid-19. (FAD)
















Discussion about this post