Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan mengecek langsung kelayakan fasilitas dan sarana prasarana di Rumah Sakit Sayang Ibu. Para wakil rakyat masuk ke ruang-ruang perawatan untuk memastikan keandalan alat medis dan kenyamanan tempat tidur pasien. Pengawasan ketat ini bertujuan menjamin warga Balikpapan mendapatkan pelayanan kesehatan yang manusiawi dan optimal.
Ketua Komisi IV, Gasali mengatakan kelayakan fasilitas merupakan hak mendasar ibu dan anak. Maka pengelola perlu memprioritaskan ketersediaan ruang laktasi yang layak, kebersihan toilet, serta keramahan petugas medis. Hal itu menjadi garda terdepan dalam penguatan layanan publik di bidang kesehatan umum.
“Kami minta pengelola bisa mendengarkan keluhan dan saran pasien. Mungkin belum bisa memenuhi semuanya. Tapi secara layak harus bisa terpenuhi. Itu sudah standar minimal dalam memastikan fasilitas dan kinerja pihak rumah sakit,” ujarnya, Rabu (21/10).
Menurut Gasali, kenyamanan fasilitas fisik sangat memengaruhi psikologis kesembuhan pasien. Oleh karena itu, Komisi IV mendorong manajemen rumah sakit untuk segera memperbarui alat-alat medis yang sudah usang. Kamar mandi pasien dan ruang rawat inap harus selalu terjaga kebersihannya agar terhindar dari risiko infeksi.
“Kami hanya ingin memastikan setiap ibu yang melahirkan dan setiap anak yang berobat di sini merasa nyaman. Ya minimal merasa seperti di rumah sendiri. Fasilitas pendukung harus berfungsi seratus persen tanpa pengecualian,” jelasnya.
DPRD, lanjut Gasali, berkomitmen penuh untuk mendukung anggaran peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Di sisi lain, manajemen rumah sakit harus merespons dorongan ini dengan merawat fasilitas secara berkala. Pemeliharaan yang baik akan memperpanjang usia pakai alat-alat medis yang tersedia. Karena kondisi fiskal saat ini membuat anggaran daerah untuk kesehatan turut berkurang.
“Kebutuhan dasar masyarakat akan kesehatan tidak boleh tertunda. Manfaatkan fasilitas yang sudah ada. Kami di DPRD Balikpapan siap mengawal penganggaran. Tapi tentu tetap akan menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia,” tuturnya lagi.
Gasali optimis Rumah Sakit Sayang Ibu mampu menjadi pusat layanan kesehatan rujukan keluarga yang mumpuni. Kuncinya terletak pada sinergi yang kuat antara pemenuhan fasilitas dari pemerintah dan ketulusan layanan para tenaga medis. Apalagi pelayanan yang cepat, tepat, dan ramah menjadi benteng utama keselamatan warga. (man)

















Discussion about this post