Balikpapan, Borneoupdate.com – Pemerintah Kota Balikpapan menyepakati kerjasama pembangunan antar daerah dengan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jum’at (18/09) pagi. Dalam nota kesepahaman tersebut kedua daerah akan meningkatkan jalinan kerjasama di bidang pertanian, peternakan dan pariwisata.
Usai penandatangan di aula kantor walikota, Walikota Balikpapan, Rizal Effendi mengatakan pihaknya sangat menyambut baik kerjasama antar wilayah yang disepakati ini. Sebab Balikpapan merupakan kota yang memiliki ketergantungan dengan pasokan dari daerah penghasil seperti pulau Jawa dan Sulawesi. Sehingga inflasi harga barang sering terjadi akibat pasokan yang tidak stabil dan berakibat kenaikan harga di pasaran.
“Kami sangat berterima kasih dengan adanya kejasama ini terutama kepada Bupati Donggala, Kasman Lassa, dan wakil bupati Mohammad Yasin yang hadir langsung pada penanda tanganan kerja sama antara Pemerintah Kota Balikpapan dan Kabupaten Donggala,” ujarnya.
Menurut Rizal daerah Donggala sudah terkenal sejak dirinya kecil. Dimana salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah tersebut dikenal sebagai daerah yang sudah maju peternakan, pertanian hingga pariwisatanya. Bahkan sudah mampu memberikan suplai ke daerah lain seperti kawasan Indonesia Tengah dan Indonesia Timur termasuk ke Kalimantan Timur.
“Sejak kecil saya sudah mengenal sapi Donggala dan hasil pertanian seperti buah pisang serta dengan batunya. Kalau orang sudah menyebut sapi Donggala, kualitasnya pasti dijamin baik,” tuturnya.
Sementara di Balikpapan, lanjut Rizal, termasuk daerah yang memiliki ketergantungan tinggi dengan pasokan dari daerah lain akibat kualitas lahan yang kurang subur. Bahkan dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini, pemenuhan kebutuhan pokok di pasaran bisa semakin sulit jika tidak ada pasokan dari daerah lain.
“Lahan pertanian disini tidak besar mungkin di bawah 5%. Di Balikpapan lahannya kurang subur, terlebih kontur tanah yang ada di Balikpapan berbukit-bukit, sehingga diperlukan kerjasama dengan daerah lain seperti Kabupaten Donggala,” tambahnya.

Secara terpisah, Bupati Donggala, Kasman Lassa menjelaskan ada beberapa ruang lingkup kerjasama yang disepakati bersama pemkot Balikpapan diantaranya di bidang Pertanian, Peternakan dan Pariwisata. Dari kesepakatan itu, Pemerintah Kabupaten Donggala siap mensuplai beras dalam jumlah ribuan ton untuk dikirim ke Balikpapan. Di samping pasokan batu, kerikil dan batu abu yang sudah rutin.
“Suplai beras ke Balikpapan memang sudah berjalan ratusan tahun yang lalu, hanya saja sejauh ini belum terorganisir. Jadi dengan kerjasama secara resmi ini, pemerintah akan mengorganisir proses pengiriman dan mempermudah akses pasar bagi daerah penghasil,” jelasnya.
Disamping tukar menukar kebutuhan hasil pertanian dan peternakan, lanjut Kasman, Donggala juga siap untuk mengirimkan Sumber Daya Manusia (SDM)-nya ke Balikpapan jika di memerlukan pelatihan di bidang pertanian, peternakan dan pariwisata sesuai kerjasama yang sudah disepakati.
“Kami siap memberi pendampingan pelatihan budidaya daun kelor. Di Donggala hampir semua orang bertanam komoditi ini. Apalagi harga jualnya lumayan tinggi dan bisa dipergunakan untuk konsumsi, bahan pembuatan kosmetik dan lain-lain,” tambahnya. (TS/ FAD)
















Discussion about this post