Samarinda, Borneoupdate.com – Pemerintah pusat mulai melakukan pembangunan di kawasan inti Ibu Kota Negara Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Namun dampak ikutannya perlu juga menjadi perhatian kabupaten kota yang berdekatan. Salah satunya Kota Samarinda yang dipastikan turut menjadi wilayah penyangga.
Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Subandi mengatakan bahwa pemindahan IKN sebab potensi geografisnya cukup menarik dan potensial. Sehingga beberapa kota penyangganya seperti Balikpapan, Tenggarong, Penajam dan Samarinda tidak luput dari imbas pembangunannya.
Menurut legislator PKS itu, dari infrastruktur yang baik akan sangat berdampak positif bagi segala sektor, termasuk sektor ekonomi masyarakat. Hal tersebut mengantarkannya untuk memandang bahwa pembangunan IKN, harus dititik beratkan pada peningkatan infrastruktur.
“Banyak bandara di kota penyangga dan akses tol, membuat pemerintah menetapkan IKN di PPU, melalui infrastruktur jalan secara tidak langsung arus barang mudah disebar, kelangkaan bisa dibatasi, kalau jauh infrastruktur sayur bisa busuk, hasil tani bisa terhalang jalan becek makanya penting,” ucap Subandi di ruangannya, Selasa (31/01).
Lebih lanjut Subandi berharap, pemerintah ke depan terus mengutamakan pembangunan infrastruktur jalan yang ada di Benua Etam, termasuk Kota Samarinda sebagai ibu kotanya, bahkan hingga menyentuh desa-desa yang sulit dijangkau.
“Infrastruktur yang paling penting ditingkatkan di Samarinda diantaranya infrastruktur jalan dan sarana penting lainnya untuk terus dibangun. Kalau bisa sampai ke desa-desa di seluruh kelurahan di Samarinda harus mulus semua,” harapnya. (IAN/adv)
















Discussion about this post