Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan menyambut baik upaya pemerintah dalam menyediakan fasilitas pendukung pembelajaran secara daring (online) bagi siswa tidak mampu. Hal itu dibuktikan dengan penyerahan batuan berupa 44 handphone dan 1 laptop oleh wakil rakyat di DPRD Balikpapan kepada pihak dinas pendidikan.
Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Subari mengatakan pihaknya sangat mendukung seruan Pemerintah Kota Balikpapan dalam upaya membantu meringankan beban siswa tidak mampu. Apalagi para wakil rakyat ini merupakan representasi keterwakilan rakyat di lembaga legislatif dari daerah pemilihan yang ada di Kota Balikpapan.
“Kami ingin juga turut peduli nasib pendidikan di masa pandemi Covid-19 saat ini. Makanya bersama teman-teman kami mengumpulkan sampai 44 HP dan 1 laptop. Hari ini kami sudah serahkan ke Disdik untuk selanjutnya dibagikan kepada siswa yang berhak menerima,” ujarnya kepada wartawan di DPRD Balikpapan, Kamis (06/08) siang.
Menurut Subari pihak DPRD menghimbau kepada masyarakat yang tergolong mampu untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan donasi laptop dan telepon seluler cerdas untuk dibagikan kepada siswa yang belum memiliki fasilitas belajar secara daring (dalam jaringan/online). Mengingat kebutuhan perangkat pembelajaran yang digagas melalui program Disdikbud Peduli Pendidikan mencapai 1.708 buah.
“Kita perlu bahu membahu mengatasi hambatan belajar saat pandemi ini. Tidak bisa dibebankan pada satu pihak saja. Saya kira ini program penting dan sangat dibutuhkan serta menggugah hati masyarakat. Ini paling utama,” tuturnya.
Subari juga memberikan apresiasi atas ide cemerlang kepala Disdik Balikpapan untuk program donasi HP dan laptop bagi siswa kurang mampu. Karena program daring merupakan tuntutan zaman disamping ada kasus pandemic covid yang makin tinggi sehingga memaksa sekolah tidak bisa melakukan pembelajaran tatap muka.
Ia menambahkan unsur pimpinan beserta anggota dewan juga terus memberikan respon positif atas program donasi pengumpulan Handphone dan Laptop. Karena itu merupakan bentuk kepedulian dalam peningkatan mutu pendidikan generasi penerus bangsa di Balikpapan. “Jika masih butuh kami akan upayakan penggalangan bantuan lagi. Ini positif untuk meningkatkan pendidikan kita demi anak bangsa”, tutupnya. (FAD)
Discussion about this post