
Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan terus memberikan dukungan kepada dinas tenaga kerja (Disnaker) untuk meningkatkan program pelatihan kerja. Hal itu bertujuan agar tenaga kerja lokal mampu bersaing dengan pencari kerja dari daerah lain.
Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Subari mengatakan keberadaan proyek nasional di kota minyak merupakan kesempatan bagi warga lokal mendapatkan pekerjaan. Namun tentu lowongan kerja yang tersedia mewajibkan skill sesuai kebutuhan. Salah satunya pada proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina di Balikpapan.
“Ini harus jadi prioritas disnaker. Mengutamakan pada peningkatan skill bagi tenaga kerja. “Biar mereka bisa bersaing dengan tenaga kerja yang di Balikpapan, dari Jawa, Sulawesi, Sumatera dan lain-lainnya,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (16/10).
Sebagai dukungan, lanjut Subari, pihak DPRD siap menyetujui anggaran pelatihan tenaga kerja lokal di disnaker. Dimana pelatihan itu bisa menjadi solusi terus meningkatnya angka kerja setiap tahunnya. Sementara ketersediaan lowongan kerja belum berbanding lurus dengan pencari kerja yang ada.
“Biar ada sertifikasi, itu yang kita tekan kan pada Disnaker untuk tingkatkan skill. Agar tenaga kerja Balikpapan bisa bersaing. Anggaran bisa menyusul. Kami siap dukung dari sisi itu. Yang penting skill bersaing,” tuturnya lagi.
Menurut Subari, pihak dewan menginginkan keterlibatan tenaga kerja lokal dalam berbagai proyek nasional yang ada di kota minyak. Mengingat hal itu sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap warga setempat. Apalagi penyerapan tenaga kerja lokal masih belum sebanding dengan tenaga kerja dari daerah lain.
“Saya pikir ini penting sekali. Kita juga tidak bisa hanya menuntut tapi skill tidak mumpuni. Kami harap pekerja lokal bisa segera dapat kerja. Karena pencari kerjanya banyak sementara lowongan kerjanya sedikit,” tambahnya. (FAD)




















Discussion about this post