
Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan meminta keterlibatan aktif masyarakat dalam pencegahan peredaran narkoba. Mengingat hingga setahun terakhir, total barang bukti narkoba jenis sabu hasil penindakan di Polresta Balikpapan mencapai 6,1 kilogram. Sekitar 3,1 kilogram di antaranya telah dimusnahkan.
Ketua DPRD Kota Balikpapan, Abdulloh mengatakan langkah aparat keamanan tergolong sigap dalam menangani kasus narkoba. Meski di sisi lain kepedulian masyarakat terhadap pencegahan narkoba masih kurang. Apalagi dengan kesibukan mereka bekerja membuat komunikasi dan saling silaturahmi antar tetangga tidak terjalin erat.
“Maka kami menghimbau kepada seluruh warga agar waspada. Karena peredaran narkoba semakin mengkhawatirkan. Ini terlihat dari gencarnya razia narkoba di Kota Balikpapan,” ujarnya, Jumat (19/11).
Untuk itu, Abdulloh mengajak warga agar bekerjasama dengan kepolisian. Terutama memberikan informasi terkait dugaan transaksi narkoba di lingkungannya masing-masing. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi masyarakat dalam pemberantasan narkoba. Meski pihak DPRD juga mengapresiasi kinerja kepolisian yang sudah mengungkap kasus-kasus narkoba. Termasuk menangkap para pengguna ataupun pengedar narkoba.
“Kami bersama pemerintah berterima kasih dengan kinerja kepolisian terhadap narkoba ini. Kami juga minta semua masyarakat untuk saling menjaga dan saling menginformasikan. Jadi penyebaran narkoba bisa dicegah sedini mungkin,” tuturnya lagi.
Menurut Abdulloh pencegahan penyalahgunaan narkoba ini menjadi tanggung jawab semua pihak mulai dari keluarga sebagai satuan masyarakat terkecil hingga pemerintah. Maka pendidikan di keluarga mutlak diperlukan sebagai upaya pencegahan sejak dini agar tidak ada keterlibatan mereka sebagai pemakai maupun pengedar
“Saya dukung penindakan terhadap patroli anti narkoba dan mendeteksi peredarannya. Ini hal yang sudah bagus karena barang haram itu berbahaya. Bisa merambah ke jenis kejahatan lainnya,” tambahnya. (SAN)




















Discussion about this post