Balikpapan, Borneoupdate.com – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kaltim merealisasikan bantuan recovery pasca bencana. Program kali ini menyasar fasilitas pendidikan yang ada di kawasan relokasi korban erupsi gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur.
Relawan MDMC Kaltim, Iwan Sulistia mengatakan MDMC Kaltim sebagai organisasi kebencanaan milik Muhammadiyah ini tetap saja fokus recovery bencana erupsi Semeru. Meski peristiwanya sudah berlalu hampir setahun. Sebab laporan di lapangan menyebutkan masih cukup banyak fasilitas umum yang diperlukan masyarakat. Mulai dari ekonomi hingga pendidikan.
“Kemarin kami sempat berkoordinasi dengan PDM Lumajang. Rencananya akan membangun lembaga pendidikan taman kanak-kanak (TK). Makanya kami turun ke lapangan cek lokasi,” ujarnya, saat peletakan batu pertama TK ABA Semeru, Ahad (02/10).

Menurut Iwan, Muhammadiyah secara umum cukup banyak berperan dalam recovery pasca erupsi Semeru. Di antaranya pada pembangunan bangunan pelengkap rumah relokasi. Termasuk mengelola pembuatan fasilitas umum di atas lahan hibah pemerintah daerah seluas 3.000 meter persegi.
“Ini kan menyesuaikan kemampuan kita. Maka kita pilih bantu pembangunan TK ABA. Total ruangnya ada 7 termasuk kantor. Kita ambil 2 ruang,” jelas pria yang juga Sekretaris Kokam Kaltim ini.
Adapun proses pengerjaan, lanjut Iwan, sesuai perjanjian kerja dengan pihak kontraktor berlangsung selama 90 hari ke depan. Sementara anggaran pembangunan mencapai Rp 130 juta untuk dua ruang kelas. Dana ini berasal dari hasil donasi kabupaten kota di Kaltim untuk penanggulangan bencana erupsi Semeru.
“InsyaAllah 90 hari selesai. Nanti dijadwalkan ada ayahanda dari Muhammadiyah Kaltim yang meresmikan. Kan ada momen muktamar Muhammadiyah pada November nanti,” tambahnya. (FAD)
















Discussion about this post