Kutai Timur, Borneoupdate.com – Profesi sebagai petugas perpustakaan di Sekolah merupakan kebanggan bagi Rujiah. Saat ditemui, wanita ini mengenakan baju setelan warna pink nampak sibuk menyusun buku-buku di rak-rak dalam ruang perpustakaan SDN 001 Kelurahan Singa Geweh Kecamatan Sangatta Selatan Kabupaten Kutai Timur.
Dirinya menceritakan, sejak dirinya diterima dan diangkat sebagai Tenaga Kerja Kontrak Daerah ( TK2D) tahun 2010 sebagai Tenaga Adminisdtrasi merangkap Tenaga Perpustakaan Sekolah
“Menurut Rujiah sejak diangkat menjadi TK2D tahun 2010 sampai tahun 2022 ini atau sudah 12 tahun menjadi Tenaga Administrasi dan Tenaga Perpustakaan SDN 001 Sangatta Selatan
Ia mengatakan dirinya sangat senang dan bangga selama 12 tahun dipercaya menjadi tenaga administrasi dan tenaga perpustakaan SDN 001 Sangatta Selatan
“Saya sangat senang, bahagia bahkan bangga ditugaskan di perpustakaan, sebab dapat membantu siswa mencari buku, saya juga suka baca buku”ujar Rujiah lulusan Sarjana S1 Pertanian (Poli Agro) Tahun 2015 ini
Hanya saja kata Rujiah , mesikipun dirinya senang dan bangga, namun tidak selau berjalan mulus, namun terkadang ada hambatan dan masalah yang dihadapinya
Kendala yang kerap dialami misalnya saat ruangan belum ada, karena ruangan yang ada masih ruang kelas belajar dengan ukuran 8×8 meter, sehingga dirinya harus berpindah-pindah tempat
“Perpustakaan ini sering berpindah- pindah sebab masih menggunakan ruang kelas. Juga belum difasilitasi dengan meja dan kursi baca,hal ini yang menyebabkan siswa mudah capek,sebab baca buku dengan melantai”ujar Rujiah memberikan penjelasan kepada Juirnalis liku.co.
Rujiah berharap ada perhatian dari pemerintah agar Perpustakaan SDN 001 bisa memiliki ruangan perpustakaan sendiri,dengan fasilitas meja dan kursi.Selain itu kendala lain , tambah Rujiah adalah koleksi buku yang ada merupakan buku lama, sedangkan buku baru belum ada. Itupun banyak rusak saat terjadi banjir beberapa bulan lalu
Ratusan buku kami rusak tak bisa diselamatkan karena banjir. Sebelumnya banjir buku lebih seribuan eklpambar, saat ini hanya sekitar 500an..
“Buku yang ada sekitar 500an, sekolah belum ada pengadaan buku baru. Sebab, kalau menggunakan dana sekolah tentu tidak cukup untuk pengadaan buku.Kami berharap ada bantuan buku baru dan juga tenaga perpustakaan di tambah”kata Rujiah (ADV/ SAN)
















Discussion about this post