Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan mempertanyakan tanggung jawab dan kompensasi atas dampak pembangunan Rumah Sakit Sayang Ibu. Karena sudah menimbulkan kerusakan pada bangunan warga di sekitar lokasi proyek. DPRD menilai hingga saat ini belum mendapat perhatian serius dari pihak terkait terhadap keluhan masyarakat terdampak.
Anggota DPRD, Muliati mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga mengenai kerusakan bangunan. Hal itu diduga muncul akibat aktivitas pembangunan rumah sakit tersebut. Ia menyebutkan kondisi rumah warga yang retak hingga gangguan pada struktur bangunan sejak proyek berjalan. Namun penanganan terhadap persoalan tersebut belum terlihat maksimal.
“Kami mempertanyakan kompensasi atas dampak pembangunan Rumah Sakit Sayang Ibu. Karena proyek tersebut justru membuat kerusakan bangunan di sekitar lokasi,” ujarnya, Selasa (09/06).
Menurut Muliati, setiap proyek pembangunan harus memperhatikan dampak lingkungan dan kondisi masyarakat sekitar. Karena itu, pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait harus bertanggung jawab. Khususnya apabila aktivitas pembangunan menimbulkan kerugian bagi warga.
Ia menilai keluhan masyarakat tidak boleh diabaikan karena menyangkut kenyamanan dan keselamatan warga yang tinggal di sekitar kawasan proyek. DPRD pun meminta adanya pemeriksaan langsung untuk memastikan tingkat kerusakan yang terjadi.
“Jangan sampai masyarakat merasa dirugikan tanpa ada perhatian serius dari pihak terkait. Persoalan ini harus segera ditindaklanjuti. Jangan sampai berlarut-larut,” lanjutnya.
Muliati meminta pemerintah daerah memfasilitasi komunikasi antara warga dan pihak pelaksana proyek. Agar persoalan dapat diselesaikan secara terbuka dan adil. Karena penyelesaian yang cepat akan membantu mencegah keresahan masyarakat semakin meluas.
Selain itu, tambahnya, DPRD juga meminta evaluasi terhadap pengawasan proyek pembangunan agar dampak terhadap lingkungan sekitar dapat diminimalkan. Pengawasan tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh aktivitas pembangunan berjalan sesuai standar keamanan.
Ia menegaskan pembangunan fasilitas kesehatan memang penting bagi masyarakat. Namun, proses pembangunan tetap harus memperhatikan hak-hak warga yang berada di sekitar lokasi proyek.
“Pembangunan rumah sakit tentu untuk kepentingan masyarakat. Tetapi jangan sampai pelaksanaannya justru menimbulkan kerugian bagi warga sekitar,” tambah politisi Golkar Balikpapan tersebut. (san)
















Discussion about this post