Balikpapan, Borneoupdate.com – Jumlah guru yang dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil SWAB bertambah menjadi tujuh orang. Data tersebut merupakan hasil pemeriksaan di laboratorium sebagai tindak lanjut 409 guru yang dinyatakan reaktif saat mengikuti tes rapid beberapa waktu lalu.
Juru bicara Satgas Covid-19 Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan data guru yang positif Covid-19 diperkirakan masih akan terus bertambah. Mengingat hasil pemeriksaan terhadap spesimen yang dikirim ke laboratorium belum semuanya keluar.
“Total guru yang rpaid kemarin ada 2.696 orang. Terus tercatat ada 409 orang yang dinyatakan reaktif. Dari jumlah reaktif tersebut kami lakukan SWAB dan sudh 7 positif Covid-19,” ujarnya saat menyampaikan hasil rilis harian, Selasa (15/12).
Dari data yang ada lanjut wanita yang akrab disapa Dio ini baru 321 guru yang reaktif kemudian mengikuti SWAB. Artinya masih ada 88 guru yang belum melakukan yes SWAB untuk mengidentifikasi yang bersangkutan terpapar Covid-19 atau tidak.
“Kan 409 yang reaktif. Dari situ 321 sudah ikut tes SWAB dan 309 di antaranya dinyatakan negatif. Terus ada 88 orang lagi yang belum ikut SWAB,” jelasnya.
Menurut Dio guru yang dinyatakan positif Covid-19 berasal dari tingkat SD hingga SMP. Sedangkan untuk tindak lanjutnya pihak dinas pendidikan sudah membebaskan yang bersangkutan dari tugas mengajar. Termasuk membatalkan simulasi di sekolah yang terdapat guru positif Covid-19.
“Jadi ada 7 guru yang sudah positif. Ini akan jadi bahan evaluasi soal sekolah buka atau tidak. Itu guru SD, SMP dan SDIT. Makanya yang belum ikut SWAB kami minta langsung ke klinik,” tambahnya. (SAN)
















Discussion about this post