
Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan meminta semua pihak berperan mencegah peredaran Narkotika dan Obat-obatan Terlarang (narkoba). Terutama kalangan pelajar dan remaja yang kini menjadi sasaran utama pemasaran barang terlarang tersebut.
Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Hatta Umar mengatakan pencegahan penyalahgunaan narkoba memerlukan keterlibatan berbagai pihak. Tidak hanya aparat keamanan dalam hal ini kepolisian. Namun juga sekolah, masyarakat dan keluarga. Karena mayoritas waktu mereka berada di lingkungan tersebut.
“Kita prihatin remaja kita banyak terlibat narkoba. Bahkan ada yang jadi pengedar. Memang tindakan tegas secara hukum perlu. Tapi perlu juga pencegahan sejak dini. Nah itu semua harus ikut tanpa terkecuali,” ujarnya kepada wartawan.
Saat ini lanjut Hatta, trend peredaran narkoba tidak hanya terjadi di lingkungan masyarakat. Bahkan lingkungan sekolah terindikasi ada kegiatan mengonsumsi barang terlarang. Mulai jenis lem sampai sabu-sabu. Meski saat ini tes urine menjadi salah satu syarat masuk ke sekolah negeri untuk tingkat SMP dan SMA.
“Kita ada tes urine. Ini sudah cukup bagus. Nanti akan ketahuan mana pelajar yang bersih mana yang pernah terlibat narkoba. Kami inginnya tidak ada pelajar yang terpengaruh untuk ikut-ikutan mencoba narkoba. Nanti mereka rugi sendiri,” tuturnya lagi.
Menurut Hatta, lingkungan sekolah, masyarakat dan keluarga perlu menumbuhkan kegiatan positif bagi pelajar. Agar mereka tidak mudah terpengaruh hal yang negatif. Seperti narkoba dan pornografi. Sehingga akan muncul prilaku positif yang membuat remaja bisa menolak terlibat narkoba.
“Makanya bukan hanya menjadi tugas pemerintah dan pihak kepolisian dalam memerangi narkoba. Perlu juga peran dari orang tua untuk mengawasi putra-putri mereka dalam pergaulan di lingkungan masyarakat,” tambahnya. (SUS)




















Discussion about this post