
Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan menyambut baik realisasi program penggratisan iuran BPJS Kesehatan mulai 1 Oktober 2021. Namun pihak legislatif juga menginginkan pemerataan fasilitas kesehatan di tiap sebagai pendukung kebijakan tersebut. Mengingat hingga kini, rumah sakit milik pemerintah setempat baru tersedia di Kecamatan Balikpapan Tengah.
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Muhammad Taqwa menilai keberadaan fasilitas kesehatan yang memadai masih belum merata. Terutama untuk level rumah sakit. Sementara keberadaan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) cukup sulit memenuhi volume kunjungan warga untuk mendapatkan layanan.
“Intinya kami dukung BPJS gratis. Tapi kami juga ingin fasilitas kesehatan merata. Soalnya untuk warga di Balikpapan Timur saat ini belum ada fasilitas kesehatan yang memadai. Karena yang milik pemerintah baru ada dua. Satu provinsi satu milik kota,” ujarnya kepada wartawan, Jum’at (01/10) siang.
Untuk itu lanjut Taqwa, pihaknya menilai perlunya pembangunan rumah sakit minimal bertipe D secara merata di tiap kecamatan. Apalagi posisi Kota Balikpapan akan menjadi daerah penyangga utama Ibukota yang baru. Meski saat ini pemerintah setempat akan memulai pembangunan rumah sakit di Kecamatan Balikpapan Barat sesuai visi misi walikota yang baru.
“Kami sudah menyampaikannya idealnya, di Kota Balikpapan ini ditunjang dengan fasilitas kesehatan yang merata di setiap Kecamatan. Minimal RS tipe D. Ini sudah ada program BPJS gratis maka harusnya diimbangi pemerataan fasilitas kesehatan di tiap kecamatan,” tuturnya lagi.
Menurut Taqwa, pihak DPRD juga terus mengupayakan anggaran pembangunan rumah sakit di Kecamatan Balikpapan Timur. Dimana prosesnya sudah dalam tahap pengusulan pembuatan Detail Engineering Design (DED). Rencananya lokasi RS itu akan menggunakan lahan Puskesmas Lamaru agar berubah statusnya menjadi rumah sakit tipe D.
“Juga untuk wilayah lain seperti Balikpapan Selatan yang saat ini masih kekurangan Puskesmas. Kami sudah mengkaji untuk lokasi yang cocok untuk dibangun Puskesmas. Memang untuk niat membangun ini sudah ada, dan ini bukan saja menjadi pembicara di internal ini kita, ini sudah sampaikan juga ke eksekutif,” tambahnya. (FAD)




















Discussion about this post