Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan mendorong pemerintah segera menyusun strategi baru. Khususnya agar tidak bergantung pada bantuan eksternal. Di mana anggaran daerah memang mengalami tekanan seiring kebijakan pemangkasan dari pemerintah pusat. Langkah ini juga menyusul kondisi minimnya bantuan keuangan untuk pembangunan daerah.
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono Sastro Prawiro melihat situasi tersebut sebagai momentum bagi Balikpapan untuk mandiri secara finansial. Ia ingin pemerintah kota lebih kreatif dalam menggali sumber-sumber pendapatan baru yang selama ini belum tergarap optimal. Salah satunya dengan memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk menjaga kesinambungan pembangunan.
“Dengan adanya pemotongan bantuan keuangan, kita harus mencari sumber PAD yang bisa dimaksimalkan. Artinya, kita perlu mengelola dana yang ada secara lebih efektif dan meningkatkan pendapatan daerah,” ujarnya, Rabu (06/05).
Budiono meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil untuk meningkatkan kinerjanya. Ia menyoroti beberapa sektor potensial seperti pajak daerah, retribusi pasar, hingga pengelolaan aset milik daerah. Ia meyakini Balikpapan memiliki modal besar untuk meningkatkan kapasitas fiskalnya sendiri.
Politisi PDIP ini juga mengingatkan pentingnya efisiensi dalam penggunaan anggaran. Agar tidak ada pemborosan pada program-program yang tidak berdampak langsung bagi rakyat. Baginya, setiap rupiah yang masuk ke kas daerah harus kembali dalam bentuk fasilitas publik yang berkualitas.
“Kita tidak boleh hanya menunggu bantuan dari pusat atau provinsi. Pemerintah kota harus jemput bola dan memastikan seluruh potensi pajak serta retribusi mengalir lancar ke kas daerah. Kami sebagai wakil rakyat siap mengawal prosesnya,” jelasnya.
Budiono juga mendorong percepatan digitalisasi sistem penagihan pajak untuk menekan kebocoran anggaran. Ia menilai sistem yang transparan akan meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam membayar pajak. Menurutnya, tata kelola keuangan yang modern menjadi kunci utama keberhasilan peningkatan PAD. Selain itu, ia meminta pemerintah daerah memperbaiki layanan publik agar masyarakat merasa nyaman berkontribusi bagi daerah.
“Fokus kita saat ini adalah memperkuat pondasi ekonomi lokal. Kemandirian anggaran akan membuat pembangunan di Balikpapan tidak terhambat oleh dinamika bantuan dari luar. Makanya ini jadi PR kita bersama,” tambahnya lagi. (san)

















Discussion about this post