Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan mendukung penuh rencana pemasangan jaringan kamera pengawas (Closed Circuit Television/CCTV) di berbagai titik krusial. Langkah ini menjadi senjata utama untuk memperkuat sistem keamanan kota dan menekan angka kriminalitas jalanan. Jaringan kamera intai ini akan menyasar sejumlah titik. Yakni ruas jalan utama, kawasan padat penduduk, serta area publik yang minim pencahayaan.
Sekretaris Komisi II, Taufik Qul Rahman memberikan apresiasi atas upaya dari pemerintah tersebut. Apalagi kehadiran teknologi ini mempermudah aparat penegak hukum memantau situasi kota selama 24 jam penuh secara langsung. Legislatif menilai sistem pengawasan digital ini sebagai kebutuhan mendesak demi mengembalikan rasa aman warga.
“Kami mendukung penuh rencana pemasangan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah ruas jalan dan wilayah strategis. Langkah ini menjadi solusi konkret untuk mengantisipasi tindak kejahatan meningkatkan keamanan Masyarakat,” ujarnya, Rabu (03/06).
Taufik menjelaskan kamera pengawas berperan penting sebagai alat deteksi dini terhadap gerak-gerik komplotan kriminal yang mencurigakan. Rekaman video dari perangkat tersebut juga menjadi bukti otentik yang sah untuk membantu kepolisian mengungkap identitas pelaku pembegalan. Keberadaan mata digital ini otomatis merupakan tindak pencegahan pada penjahat yang ingin melancarkan aksi nekat mereka.
Komisi II, tuturnya, juga meminta pemerintah daerah memilih perangkat kamera yang memiliki spesifikasi teknologi tinggi dan fitur sensor malam (night vision). Kamera tersebut harus mampu menangkap gambar wajah pelaku dan nomor pelat kendaraan secara jelas meski dalam kondisi gelap gulita. Kualitas perangkat yang prima menentukan efektivitas sistem pengawasan digital ini di lapangan.
“Pemerintah harus memastikan kualitas kamera ini berada pada standar terbaik. Jangan sampai baru terpasang sudah rusak saat cuaca buruk. Pusat kendali (command center) juga harus beroperasi penuh dan petugas langsung bergerak saat ada bahaya,” tuturnya lagi.
Pihak legislatif, tambah Taufik, mendorong percepatan integrasi data antara CCTV dinas terkait dengan apparat keamanan. Sinergi sistem ini memungkinkan tindakan pencegahan secara cepat sebelum kejahatan terjadi. Penempatan pos pantau darurat di dekat area kamera pengawas juga akan memaksimalkan waktu respons petugas di lapangan. (ane)

















Discussion about this post