Balikpapan, Borneoupdate.com – Setelah melakukan kegiatan tanggap bencana dalam sebulan terakhir, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kaltim menutup posko di Bumi Murakata Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Posko yang dibuka sejak H+2 banjir melanda HST tersebut akan beralih fungsi ke program recovery pasca bencana.
Dalam sambutannya, Ketua Posko Koordinasi Relawan (Poskor) Muhammadiyah Kaltim, Rohiman menyampaikan permohonan maaf kepada MDMC HST dalam proses tanggap bencana oleh relawan asal Kaltim selama sebulan ini. Mengingat cakupan wilayah yang ada cukup luas sementara jumlah relawan yang datang dari Kaltim terbatas.
“Kami mohon maaf jika ada salah kata dan perbuatan selama pengiriman relawan ke HST,” ujarnya saat upacara penutupan posko bersama MDMC HST, Rabu (17/02) siang.
Pihak MDMC Kaltim, lanjut Rohiman, menggelar sejumlah program selama posko dibuka. Di antaranya membuka akses jalan, membangun jembatan, pelayanan kesehatan hingga membantu pembangunan kembali rumah warga yang terdampak banjir dan tanah longsor.
“Kami sudah membangunkan dua jembatan untuk akses warga di Meratus yang melalui desa Patikalain dan Papagaran. Termasuk juga membuka layanan kesehatan hingga dapur umum untuk logistik warga,” tuturnya.
Bahkan untuk selanjutnya menurut Rohiman pihaknya sedang menyiapkan sejumlah program recovery pasca bencana. Seperti pembangunan kembali rumah warga, pembinaan psiko sosial hingga pengiriman dari mendekati bulan Ramadhan tahun ini.
“Tidak ada kata berhenti untuk penanganan pasca bencana. Karena kebutuhan masyarakat bukan hanya saat bencana terjadi tetapi juga setelahnya,” lanjutnya.
Menyambut penyampaian ketua MDMC Kaltim, Ketua Poskor Muhammadiyah HST, Eri Nurrohman mengatakan pihaknya berterima kasih atas keterlibatan aktif MDMC Kaltim dalam tanggap darurat bencana di Kalsel. Apalagi MDMC Kaltim telah berpengalaman membantu penanganan bencana di NTB dan Sulawesi Tengah.
“Kami sangat terbantu dengan keberadaan tim relawan MDMC Kaltim. Pengalaman yang mereka miliki sangat bermanfaat bagi kami yang ada di sini. Ke depan kami terbuka untuk kelanjutan program recovery pasca bencana di HST,” tambahnya. (FAD)
















Discussion about this post