Balikpapan, Borneoupdate.com – Pemerintah Kota Balikpapan menjamin ketersediaan stok sembilan bahan pokok selama masa Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Balikpapan. Dari pantauan pemerintah, stok sembako masih bertahan hingga tiga bulan ke depan. Meski diperkirakan ada kenaikan permintaan saat perayaan Idul Adha tahun ini.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Arzaedi Rachman mengatakan adanya kebijakan PPKM darurat yang diberlakukan pada 12 hingga 20 Juli 2021 tidak berpengaruh pada pasokan sembako. Dimana daerah pemasok tetap mengirimkan barang ke Balikpapan selama periode PPKM darurat berlangsung.
“Kami jamin tidak akan mempengaruhi ketersedian bahan pokok. Intinya distribusi bahan pokok ke Kota Balikpapan tetap lancar meski saat ini juga sedang diberlakukan PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali,” ujarnya kepada wartawan, Senin (12/07).
Dari pantauan yang dilakukan pihaknya, lanjut Arzaedi, stok sembako yang ada di gudang milik distributor mampu bertahan memenuhi kebutuhan masyarakat sampai tiga bulan kedepan. Untuk itu dirinya meminta masyarakat tidak khawatir apalagi sampai melakukan aksi borong. Mengingat pasokan dari luar daerah dan stok yang ada masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan.
“Jadi meski ada hari raya Idul Adha dalam keadaan PPKM darurat, kami sudah mengecek semua stok bahan pokok aman. Kami sudah minta informasi dari distributor soal stok mereka sebagai antisipasi kenaikan permintaan jelang Idul Adha nanti,” tuturnya lagi.
Menurut Arzaedi, pihaknya juga sudah mengecek ketersediaan daging, bawang, telur, gula, tepung terigu dan komoditas lainnya menjelang Idul Adha 20 Juli mendatang. Pengecekan dilakukan untuk mencegah kenaikan harga komoditi melebihi batas kewajaran saat permintaan meningkat. Namun saat ini kenaikan yang terjadi disebut masih dalam kategori normal.
“Daging sudah dicek dan stok berlimpah. Jadi bisa dipastikan untuk bulan ini aman dan tidak ada kelangkaan, sehingga tidak berdampak terhadap kenaikan harga. Alhamdulillah aman semua. Kami bisa tenang karena tidak ada kendala soal stok kebutuhan dan pasokan dari daerah yang masuk PPKM Darurat,” jelasnya.
Sementara untuk perkembangan harga di pasaran, data dari Dinas Perdagangan Kota Balikpapan menunjukkan, harga gula pasir berkisar Rp 12.500 hingga 13.000 per kilogram, tepung terigu Rp 11.000 per kilogram, minyak goreng kemasan Rp 14.000 per liter, cabai rawit Rp 73.000 per kilogram, bawang merah Rp 33.000 per kilogram, bawang putih Rp 31.000 per kilogram, telur ayam ras Rp 28.000 per kilogram, daging ayam ras Rp 28.000 per kilogram dan daging sapi murni berkisar Rp 88.000 hingga 133.000 per kilogram. (FAD)
















Discussion about this post