Jumat, 22 Mei 2026
  • Home
  • News
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sosial
    • PLN
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Samarinda
    • PPU
    • Paser
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Timur
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Barat
    • Mahakam Ulu
  • Politik
    • DPRD Balikpapan
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • DPRD Paser
    • DPRD Berau
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kutai Timur
    • DPRD Kutai Kartanegara
    • DPRD Kutai Barat
    • DPRD Mahakam Ulu
  • Teknologi
  • Sport
  • Travel
  • Rubrik
    • Editorial
    • Opini
    • Sketsa
    • Feature
No Result
View All Result
Borneo Update
  • Home
  • News
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sosial
    • PLN
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Samarinda
    • PPU
    • Paser
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Timur
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Barat
    • Mahakam Ulu
  • Politik
    • DPRD Balikpapan
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • DPRD Paser
    • DPRD Berau
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kutai Timur
    • DPRD Kutai Kartanegara
    • DPRD Kutai Barat
    • DPRD Mahakam Ulu
  • Teknologi
  • Sport
  • Travel
  • Rubrik
    • Editorial
    • Opini
    • Sketsa
    • Feature
No Result
View All Result
Borneo Update
No Result
View All Result
Home Daerah

REKAM JEJAK MUHAMMADIYAH DI HST

Redaksi by Redaksi
23/03/2021
in Daerah, Sosial
A A
0
REKAM JEJAK MUHAMMADIYAH DI HST
Share on FacebookShare on Twitter

Balikpapan (Kaltim) – Sebuah kejadian bencana selalu identik dengan bantuan bagai saudara kembar yang tidak terpisahkan. Mulai dari bantuan tanggap bencana seperti logistik makan dan minum hingga material fisik untuk membangun kembali rumah maupun fasilitas umum yang rusak. Di titik ini, puluhan lembaga kemanusiaan bisa turun ke lokasi bencana dan memberikan bantuan kepada warga terdampak secara langsung di lapangan.

Tapi di sisi lain kegiatan bantuan tidak bisa berhenti hanya di titik pemenuhan kebutuhan saat tanggap darurat. Ada bantuan yang tidak kurang pentingnya bagi masyarakat terdampak setelah tanggap bencana dinyatakan selesai. Hal ini yang menjadi perhatian dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kaltim yang menutup posko tanggap darurat bencana banjir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan setelah menugaskan 142 relawannya secara bergantian.

Saat itu pasca banjir, tim relawan Muhammadiyah melaporkan sulitnya mencapai Desa Datar Ajab usai musibah banjir melanda kawasan kabupaten HST. Akses jalan satu-satunya menuju ke lokasi tertutup oleh longsor sehingga menyebabkan desa ini terisolir. Bahkan proses pengiriman bantuan pun mengandalkan helikopter dari TNI. Relawan yang ditugaskan Muhammadiyah pun membangunkan sejumlah jembatan darurat untuk membuka akses transportasi warga.

Kondisi ini mengajakku untuk turun kedua kalinya menuju lokasi bencana banjir di Kabupaten HST, Kalimantan Selatan. Keadaannya memang cukup berbeda dengan kali pertama saat rombongan kami menginjakkan kaki ke bumi Murakata medio Februari lalu. Misi kami kali ini meresmikan empat hunian tetap yang dibangun untuk warga korban banjir di desa Patikalain. Karena proses tanggap darurat sudah dihentikan dan dilanjutkan dengan recovery pasca bencana.

Perjalanan kami diawali hari Jum’at (19/03) setelah Ashar dengan titik kumpul di rumah pak Solihin yang berada di jalur menuju pelabuhan Kariangau. Setelah berkumpul, rombongan yang terdiri enam orang ini mulai bergerak menuju pelabuhan yang menghubungkan Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara yang ditunjuk pemerintah pusat menjadi lokasi Ibukota Negara yang baru. 

Setelah mengarungi lautan selama 1 jam lebih kami pun tiba di pelabuhan Penajam dan bersiap menuju titik kumpul kedua. Di titik ini kami bergabung dengan rombongan dari Kabupaten PPU, Kabupaten Kutai Kartanegara dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kaltim yang berangkat dari Samarinda usai sholat Jum’at. Total ada 4 mobil yang berangkat dengan jumlah rombongan sebanyak 20 orang.

Pukul 8 malam setelah mengisi perut, mobil yang membawa rombongan mulai bergerak menuju Kabupaten HST di Kalimantan Selatan. Kali ini saya satu rombongan dengan PDM Balikpapan menggunakan mobil innova. Sekitar pukul 11 malam rombongan berhenti di daerah Kuaro Kabupaten Paser untuk beristirahat sejenak sambil menunggu rombongan lain tiba. Tak seberapa lama perjalanan pun berlanjut.

Selepas perbatasan Kaltim-Kalsel kami singgah kembali di masjid al Mukhlisin Tanjung, Kabupaten Tabalong, sekitar pukul 2 dini hari. Setelah minta izin kepada satpam penjaga masjid kami menumpang tidur di salah satu Amal Usaha Muhammadiyah ini untuk kedua kalinya setelah yang pertama di bulan Februari lalu. Sekitar tiga jam terlelap azan subuh pun berkumandang membangunkan kami yang sempat tidur melepas lelah.

Usai sholat subuh kami pun bersiap melanjutkan perjalanan menuju Barabai, Kabupaten HST. Lokasi pertama yang didatangi tidak seberapa jauh lagi. 1 jam mengaspal kami sudah sampai di Barabai. Kami pun singgah sarapan nasi kuning di samping masjid al Mujahidin milik Muhammadiyah juga untuk kali kedua. Kemudian dilanjutkan berkumpul di pos koordinasi relawan (Poskor) Muhammadiyah yang berlokasi di Barabai Selatan. 

Setibanya di posko hujan pun turun dengan derasnya. Hujan juga masih mengiringi perjalanan kami ke desa Patikalain yang menjadi lokasi pembangunan empat hunian tetap untuk warga korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten HST. Setelah berkendara selama hampir 2 jam kami pun tiba di desa tujuan. Rombongan bersiap menggelar acara serah terima hunian tetap dari PWM Kaltim kepada warga penerima manfaat dengan disaksikan perwakilan Muhammadiyah HST.

“Kita tetap melanjutkan program recovery pasca bencana di HST. Jadi tidak ada istilah bantuan berhenti. Ini juga sudah dekat bulan Ramadhan,” ujar Iwan Sulistyo, Penanggung jawab program, saat menemani peninjauan hunian tetap yang dibangun di desa Patikalain.

Ia menjelaskan dari 4 hunian tetap yang dijanjikan kepada warga sudah ada 2 yang terselesaikan dan 2 rumah lainnya masih dalam tahap pengerjaan. Selain itu ada juga bantuan rehab rumah dalam skala sedang kepada warga yang mengalami kerusakan rumah tidak terlalu parah. Ditambah lagi pembangunan ulang masjid ar Rahim yang terus dikerjakan sampai saat ini. 

Acara serah terima hunian tetap dari Muhammadiyah Kaltim pun dimulai di masjid ar Rahim. Masjid yang sedang dalam proses pembangunan ulang ini tentu saja tidak bisa menampung semua rombongan kami. Empat warga penerima manfaat hunian beserta keluarganya pun turut juga hadir dalam kegiatan ini bersama perwakilan PWM Kaltim, PDM Balikpapan, PDM PPU dan relawan yang menyertai kami.

“Ini tradisi yang sudah ditorehkan oleh KH Ahmad Dahlan sejak dahulu. InsyaAllah seluruh pihak yang terlibat baik relawan hingga donatur diberi keikhlasan dalam memberikan bantuan ini,” ujar wakil ketua PWM Kaltim, Abdul Azis Muslim, dalam sambutannya.

Azis menjelaskan bantuan yang diserahkan kali ini merupakan kelanjutan dari program penanganan bencana yang dilakukan Muhammadiyah Kaltim untuk Kalsel. Dimana sebelumnya program tanggap bencana yang berlangsung selama 30 hari sudah ditutup pada Februari lalu. Kemudian dilanjutkan dengan recovery pasca bencana yang berisi tiga program bantuan. Salah satunya hunian tetap bagi warga terdampak.

Selain itu ada dua program recovery lainnya yang dibuat Muhammadiyah Kaltim di Kabupaten HST. Yakni program psikososial sebagai terapi kejiwaan bagi warga terdampak bencana. Satu lagi adalah program mubaligh hijrah berupa pengiriman da’i ke lokasi bencana yang dijadwalkan bertepatan pada bulan Ramadhan tahun ini.

“Alhamdulillah sinergi kegiatan ini sudah berjalan baik. Saya kira apa yang dilakukan di Kalsel ini merupakan salah satu fungsi warga Muhammadiyah Kaltim sebagai solusi bagi masyarakat. Karena kita adalah satu kesatuan sama-sama muslim dan bersaudara. Jadi tidak ada istilah kalau bukan karena Kaltim yang kirim bantuan,” lanjutnya.

Sementara Eri Nurohman dari MDMC Kabupaten HST mengisahkan awal mula masuknya relawan Muhammadiyah Kaltim ke Kalsel. Hal itu diawali dengan permintaan pengiriman relawan oleh pihak MDMC Kalsel ke Kaltim. Relawan itu diminta membackup seluruh kebutuhan baik tanggap bencana hingga recovery pasca bencana di Kabupaten HST yang terkena dampak cukup parah. 

“Yang terdekat itu ya Provinsi Kaltim. Makanya kami minta bantuan backup penanganan bencana kesana. Mungkin kalau boleh saya berkata-kata kalau bukan Kaltim siapa lagi yang dimintai bantuan,” ujarnya berkisah.  

Eri menjabarkan bahwa jenis bantuan bukan terbatas pada penyerahan uang, makan, minum hingga fisik bangunan. Tetapi juga diperlukan pendampingan psikologis kepada warga masyarakat terdampak banjir yang prosesnya bisa lebih lama dibanding tanggap darurat. Apalagi Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah juga berfungsi memberikan pengajaran Islam kepada masyarakat.

“Yang kami pikirkan itu bagaimana kita bayar hutang budi ini dengan Kaltim. Ini kalau ada apa-apa dengan Kaltim kami di HST harus turun. Kalau bisa yang pertama sampai saat ada bencana. Terus terang kami banyak belajar dari Kaltim ini dalam soal bencana. Hampir 100% kami belajar dari Kaltim,” lanjutnya.

Adapun Sekretaris Komando Kesiapsiagaan Muhammadiyah (Kokam) Kaltim, Iwan Sulistyo dalam laporannya menyebutkan untuk pelaksanaan tanggap bencana pihaknya menurunkan tim asesmen kokam yang bertugas mendata kebutuhan warga. Dilanjutkan pengiriman 185 relawan selama 30 hari tanggap bencana, pelayanan dapur umum 1 bulan untuk lebih dari 10.000 penerima manfaat, pelayanan kesehatan kepada lebih dari 1.000 pasien dan pembersihan hingga pembangunan sarana darurat untuk warga korban banjir. 

“Untuk recovery pasca bencana yang sudah berjalan ada tiga. Yaitu pembangunan 4 unit hunian tetap, rehab rumah berskala sedang dan program psikososial berkelanjutan,” tuturnya.

Khusus untuk pembangunan hunian tetap, lanjut Iwan, sudah dua unit yang terselesaikan sementara dua lainnya sedang dalam tahap pengerjaan dengan target selama satu bulan. Anggaran pembangunan hunian tetap bagi korban banjir ini didapatkan dari donasi kemanusiaan yang digalang Muhammadiyah Kalimantan Timur bersama Lembaga zakat infak dan sedekah (Lazismu). 

“Pembangunan berlangsung 30 hari dengan melibatkan 6 orang tukang kayu dan menghabiskan 23 kubik kayu yang dibawa langsung dari Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur. Dijadwalkan selesai pada akhir bulan maret atau sebelum masuk bulan Ramadhan,” jelasnya.

Untuk penetapan lokasi pembangunan hunian tetap, lanjut Iwan, pihaknya berkoordinasi langsung dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Hulu Sungai Tengah. Sehingga kegiatan pengadaan hunian tetap yang dikerjakan oleh relawan Kaltim ini tepat sasaran bagi penerima manfaat.

Usai penyerahan, rombongan pun menyempatkan diri singgah di rumah salah satu warga yang biasa menjadi tempat berkumpul para relawan di desa Patikalain. Sajian berupa teh hangat, kopi dan singkong cukup menghangatkan tubuh setelah terguyur hujan di perjalanan. Setelahnya kami pun bergerak ke lokasi hunian tetap yang dibangun Muhammadiyah Kaltim untuk mendokumentasikan kondisi di lapangan. 

Acara pun berakhir setelah rombongan PWM Kaltim berfoto bersama di depan hunian tetap yang sudah berdiri dan dinikmati warga penerima manfaat. Mobil yang ditumpangi PWM Kaltim melanjutkan perjalanan ke Banjarmasin, mobil kami dari PDM Balikpapan bergerak ke Kabupaten Pulau Laut sementara dua mobil dari Kabupaten PPU dan Kukar kembali menuju ke Kaltim.

Dari informasi yang kami kumpulkan, data update bencana banjir kabupaten Hulu Sungai Tengah per bulan Maret 2021 menunjukkan adanya 10 kecamatan terdampak banjir dengan jumlah 92 desa atau kelurahan. Jumlah Kepala Keluarga sebanyak 29.062 jiwa dengan jumlah jiwa 87.506 jiwa dengan korban jiwa sebanyak 10 orang.

Sementara dari sisi dampak fasilitas hunian, terdapat 183 rumah hilang, 2.973 rumah rusak dan 20.553 rumah terendam. Sehingga dapat dibayangkan betapa dahsyat banjir yang melanda Hulu Sungai Tengah dan wajar menjadi diantara sekian kabupaten kota yang terdampak berat. 

Muhammadiyah Kalimantan Timur sendiri telah mengirimkan lebih dari 180 relawan terdiri dari relawan khusus yang diberangkatkan dengan perintah Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah maupun unsur-unsur Organisasi Otonom seperti Tapak Suci, Hizbul Wathan, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah dan Aisyiyah untuk melakukan respon darurat bencana Kalimantan Selatan dengan fokus kegiatan di Hulu Sungai Tengah.

Program yang dilakukan berupa tanggap bencana reaksi cepat, dapur umum dan layanan medis hingga SAR. Berikutnya ketika fase tanggap darurat ditutup, Muhammadiyah Kalimantan Timur kembali mengirim relawan untuk program hunian tetap, psikososial dan penugasan mubaligh hijrah yang direncanakan di bulan Ramadhan. (FAD)

Related Posts

Indonesia Ekspor Pupuk Senilai 7 Triliun

Indonesia Ekspor Pupuk Senilai 7 Triliun

19/05/2026
Menhaj Cek Fasilitas Embarkasi Balikpapan

Menhaj Cek Fasilitas Embarkasi Balikpapan

19/05/2026
Komisi IV Komitmen Perjuangkan Pekerja Lokal

Komisi IV Komitmen Perjuangkan Pekerja Lokal

19/05/2026
DPRD Persoalkan Peranan TAPD

DPRD Persoalkan Peranan TAPD

19/05/2026
Next Post
TMMD LAKUKAN SOSIALISASI JADI PRAJURIT TNI

TMMD LAKUKAN SOSIALISASI JADI PRAJURIT TNI

Discussion about this post

Ikuti Kami

Ikuti Kami

Recommended

Indonesia Ekspor Pupuk Senilai 7 Triliun

Indonesia Ekspor Pupuk Senilai 7 Triliun

19/05/2026
Menhaj Cek Fasilitas Embarkasi Balikpapan

Menhaj Cek Fasilitas Embarkasi Balikpapan

19/05/2026
Komisi IV Komitmen Perjuangkan Pekerja Lokal

Komisi IV Komitmen Perjuangkan Pekerja Lokal

19/05/2026
DPRD Persoalkan Peranan TAPD

DPRD Persoalkan Peranan TAPD

19/05/2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PEMPROV KALTIM MASUKKAN BALIKPAPAN KE ZONA HITAM

PEMPROV KALTIM MASUKKAN BALIKPAPAN KE ZONA HITAM

30/06/2020
TELUR REBUS SEPERTI APA YANG ANDA SUKA, SETENGAH MATANG ATAU PADAT KENYAL?

TELUR REBUS SEPERTI APA YANG ANDA SUKA, SETENGAH MATANG ATAU PADAT KENYAL?

21/08/2020
CIPTAKAN LINGKUNGAN SEKOLAH YANG HIJAU DAN ASRI,SMP NEGERI 22 TANAM BERBAGAI JENIS PEPOHONAN

CIPTAKAN LINGKUNGAN SEKOLAH YANG HIJAU DAN ASRI,SMP NEGERI 22 TANAM BERBAGAI JENIS PEPOHONAN

18/01/2020
PEMKOT PERTIMBANGKAN RAPID ANTIGEN

PEMKOT PERTIMBANGKAN RAPID ANTIGEN

18/12/2020
HARI BHAYANGKARA, NASI TUMPENG UNTUK KAPOLRESTA

HARI BHAYANGKARA, NASI TUMPENG UNTUK KAPOLRESTA

0
Pasca Libur Lebaran, Pemerintah Kota Balikpapan Melaksanakan Halal Bihalal

Pasca Libur Lebaran, Pemerintah Kota Balikpapan Melaksanakan Halal Bihalal

0
Persiba Balikpapan Resmi Launching

Persiba Balikpapan Resmi Launching

0
Halal Bihalal Lintas Agama

Halal Bihalal Lintas Agama

0
Indonesia Ekspor Pupuk Senilai 7 Triliun

Indonesia Ekspor Pupuk Senilai 7 Triliun

19/05/2026
Menhaj Cek Fasilitas Embarkasi Balikpapan

Menhaj Cek Fasilitas Embarkasi Balikpapan

19/05/2026
Komisi IV Komitmen Perjuangkan Pekerja Lokal

Komisi IV Komitmen Perjuangkan Pekerja Lokal

19/05/2026
DPRD Persoalkan Peranan TAPD

DPRD Persoalkan Peranan TAPD

19/05/2026
Borneo Update

Kami merupakan media online dimana fokus utama kami menyajikan informasi berimbang, terpercaya dan terupdate khususnya untuk masyarakat Kalimantan, umumnya untuk masyarakat indonesia. melalui PT. Digital Nusantara Bersatu kami berusaha menjadi media terbaik di Kalimantan.

Instagram Feed

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Jam Layanan & Info

BALIKPAPAN : JL. SYRIFUDDIN YOES RT.11 KOMPLEKS RUKO 3 – 4 SEPINGGAN, BALIKPAPAN – KALIMANTAN TIMUR 76115
( 0542 ) 8520747 / 081268005887
redaksi@borneoupdate.com
Senin - Jumat : 08.00 - 17.00
Sabtu : 08.00 - 13.00

Trending News

PAPPRI Balikpapan Gelar Kompetisi Penyanyi
Balikpapan

PAPPRI Balikpapan Gelar Kompetisi Penyanyi

20/04/2026
  • Kontak
  • Iklan dan Advertorial
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Struktur Organisasi

© 2021 PT. Digital Nusantara Bersatu

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sosial
    • PLN
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Samarinda
    • PPU
    • Paser
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Timur
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Barat
    • Mahakam Ulu
  • Politik
    • DPRD Balikpapan
    • DPRD Samarinda
    • DPRD PPU
    • DPRD Paser
    • DPRD Berau
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kutai Timur
    • DPRD Kutai Kartanegara
    • DPRD Kutai Barat
    • DPRD Mahakam Ulu
  • Teknologi
  • Sport
  • Travel
  • Rubrik
    • Editorial
    • Opini
    • Sketsa
    • Feature

© 2021 PT. Digital Nusantara Bersatu