Balikpapan, Borneoupdate.com – Geliat bisnis ritel di kota minyak terus menunjukkan tren peningkatan. Apalagi pasca pandemi Covid-19 yang cukup menekan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Salah satunya dengan kehadiran UNIQLO di Balikpapan. Sebelumnya brand ini juga sudah membuka toko mereka di Samarinda terlebih dahulu.
Humas UNIQLO Indonesia, Yulia Rachmawati mengatakan pembukaan toko ini tidak lepas dengan potensi pangsa pasar di Balikpapan. Apalagi kota ini jelas menjadi pintu gerbang Provinsi Kalimantan Timur. Bahkan menjadi kota penyangga utama ibu kota negara (IKN) yang sedang dibangun.
“Kami sudah buka di Samarinda. Jadi memang ini upaya memperluas bisnis. Kami punya produk life wear. Kami berangkat dari kebutuhan pelanggan. Bukan trend yang biasa timbul tenggelam di pasaran,” ujarnya kepada media di Pentacity Mall, Selasa (01/11).
Menurut Yulia salah satu keunggulan toko ritelnya yakni pemberlakuan sistem satu harga se Indonesia. Di mana seluruh daerah yang menjadi jaringan toko ritel UNIQLO memasang harga yang sama pada tiap produknya. Bahkan konsumen juga bisa mendapatkan hal yang sama lewat transaksi pembelian secara online dalam aplikasi belanja UNIQLO.
“Kita tidak ada perbedaan harga. Kita satu harga se Indonesia. Mau di Jakarta, Surabaya, Makassar, Balikpapan itu sama saja harganya. Toko kita di Balikpapan ini yang ke-54. Setelah ini kita buka juga di Lampung. Harapannya tentu terus bermunculan toko-toko uniqlo di berbagai tempat,” tuturnya lagi.
Selain itu, tambah Yulia, pihaknya tetap melibatkan brand UMKM setempat sebagai mitra. Rencananya ada 6 UMKM yang bakal mendapatkan izin display selama setahun di toko ritel UNIQLO setelah lolos seleksi. Dirinya juga optimis animo tinggi customer saat grand opening pada 4 November 2022. Meski pemerintah belum mencabut secara resmi pandemi Covid-19. Namun pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan terhadap kegiatan transaksi di toko ritel UNIQLO.
“Pas opening akan ada enam UKM. Kita opening tanggal 4 November ini. Selama setahun kita display di sini. Bisa aksesori, sepatu, tas atau home decor. Masalah pandemi, kami tentu ikut aturan dan regulasi pemerintah. Ketika kami membuka toko, kami terapkan protokol ketat,” tambahnya. (FAD)
















Discussion about this post