Takengon, Borneoupdate.com – Sebanyak 644 penyintas bencana alam di Kabupaten Aceh Tengah menerima bantuan kemanusiaan dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Lazismu Kalimantan Timur (Kaltim). Bantuan tersebut disalurkan kepada warga Desa Pantan Pertik, Kecamatan Rusip Antara, Takengon, sebagai bagian dari upaya pemulihan pasca bencana yang melanda wilayah tersebut.
Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh tim MDMC dan Lazismu Kaltim yang hadir di lokasi untuk memastikan bantuan diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan. Paket bantuan yang dibagikan berupa sembako, kit kebersihan (cleaning kit), kit lansia dan snack anak TK. Diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Terutama di tengah kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya pulih.
Sekretaris MDMC Kaltim, Rahiman Al Banjari, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari para muzakki yang telah mempercayakan dananya kepada Lazismu untuk disalurkan kepada majsyarakat terdampak bencana. Ia menegaskan bahwa setiap bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian umat dan wujud nyata solidaritas kemanusiaan lintas daerah.
“Bantuan ini adalah titipan dari para muzakki di Kalimantan Timur yang peduli terhadap saudara-saudara kita di Aceh. Kami hanya menjalankan amanah tersebut agar sampai kepada yang berhak dan benar-benar membutuhkan,” ujarnya di sela-sela kegiatan penyaluran, Ahad, (08/02).
Menurut Rahiman, kondisi warga di Desa Pantan Pertik masih membutuhkan dukungan, tidak hanya dalam bentuk logistik, tetapi juga penguatan moral dan pendampingan selama proses pemulihan pasca bencana. Oleh karena itu, MDMC dan Lazismu Kaltim berupaya hadir tidak sekadar membawa bantuan, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan harapan di tengah masyarakat terdampak.
Warga setempat menyambut baik kehadiran tim relawan dan bantuan yang diberikan. Mereka mengaku sangat terbantu, terutama dengan paket sembako yang dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga dalam beberapa hari ke depan, serta kit kebersihan yang penting untuk menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan pasca bencana.
Penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian dari rangkaian program kemanusiaan MDMC dan Lazismu Kaltim di Aceh, yang sebelumnya telah melakukan asesmen di sejumlah wilayah terdampak untuk memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan. Sinergi dengan MDMC Pusat dan jaringan Muhammadiyah di Aceh terus dilakukan agar penanganan pasca bencana berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, tambah Rahiman, MDMC dan Lazismu Kaltim berharap dapat terus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, sekaligus memperkuat peran Muhammadiyah dalam merespons berbagai persoalan kemanusiaan di Tanah Air.
“Alhamdulillah Kita mendapatkan dukungan dari pos koordinasi bencana Aceh. Mereka turut membantu menghubungkan kami dengan pihak desa. Jadi bantuan ini bisa tersampaikan kepada penerima,” tutupnya. (zha)
















Discussion about this post