
Balikpapan, Borneoupdate.com – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam skala mikro oleh pemerintah setempat mendapat dukungan penuh dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan. Bahkan pihak legislatif menilai PPKM mikro yang berbasis di tingkat RT ini dinilai lebih efektif untuk menekan penyebaran Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Iwan Wahyudi menilai PPKM mikro ini sudah berjalan dengan baik oleh para petugas di lapangan mulai dari satgas hingga kecamatan dan kelurahan. Di sisi lain masyarakat juga semakin disiplin menerapkan protokol kesehatan di lingkungan masing-masing bahkan pelaku ekonomi turut memberikan andilnya.
“Penerapan PPKM mikro ini cukup memudahkan pendataan dan penanganan terhadap warga yang terpapar Covid-19. Meski ada sejumlah kendala yang dihadapi seperti fasilitas isolasi hingga penyemprotan ke rumah warga,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (24/02).
Intinya lanjut Iwan, semua pihak harus mau memberikan dukungan kepada kebijakan PPKM mikro dari pemerintah agar pandemi ini segera berakhir. Mengingat pelaksanaan utama pengendalian Covid-19 ini dilakukan pada tingkatan RT. Sehingga ketentuan pembentukan posko penanganan Covid-19 yang sebelumnya di tingkat kelurahan beralih ke RT dan cukup berbeda dengan PPKM di tingkat kota.
“Kami terima laporan angka terkonfirmasi semakin menurun dan rumah sakit tidak penuh lagi. Artinya Balikpapan berhasil menghindari kelumpuhan dalam pelayanan kesehatan,” tuturnya.
Adapun mengenai anggaran untuk RT yang menjadi ujung tombak PPKM mikro, menurut Iwan saat ini sedang dirumuskan dari tim gugus kota agar alokasi anggaran bisa efektif dan efisien. Dimana kemungkinan alokasi anggaran untuk RT ini diambilkan dari dana tidak terduga (DTT).
“Itu domainnya di pemkot untuk rincian anggarannya. Mungkin lagi disimulasikan sama pemkot,” tambahnya. (FAD)




















Discussion about this post