Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan menyoroti pengelolaan ruang publik di kawasan Jalan MT Haryono. Khususnya pada akhir pekan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dan pelaku usaha. Tingginya intensitas kegiatan ekonomi di kawasan tersebut dinilai memberikan dampak positif bagi perputaran ekonomi warga. Namun juga menghadirkan tantangan baru terkait kebersihan lingkungan.
Ketua Komisi III, Yusri menilai pengawasan terhadap pengelolaan sampah perlu diperkuat. Ia menginginkan aktivitas perdagangan yang berlangsung di ruang publik tidak meninggalkan persoalan lingkungan. Keberadaan sampah setelah kegiatan usaha berakhir menjadi salah satu isu yang perlu mendapat perhatian bersama.
Yusri, mengatakan kawasan MT Haryono merupakan salah satu titik yang ramai dikunjungi masyarakat, khususnya pada akhir pekan. Kondisi tersebut menciptakan peluang ekonomi bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Di sisi lain memerlukan kesadaran semua pihak dalam pengelolaan ruang publik yang lebih baik.
“Itu kan tiap akhir pekan ramai pelaku usaha di ruang publik. Kami rasa perlu sekali pengawasan kebersihannya. Jangan sampai sampah malah menumpuk. Pedagang maupun pembeli jangan abai terhadap sampah,” ujarnya, Senin (15/06).
Menurut Yusri, kebersihan menjadi faktor penting dalam menjaga kenyamanan masyarakat yang memanfaatkan fasilitas publik. Karena itu, seluruh pihak yang terlibat dalam aktivitas ekonomi di kawasan tersebut perlu memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Ia menyebut ruang publik harus tetap memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengurangi kualitas lingkungan sekitar. Karena pengelolaan kebersihan yang baik akan menciptakan suasana yang lebih nyaman, tertib, dan menarik bagi pengunjung.
“Soal sampah ini sering muncul setelah aktivitas perdagangan selesai. Ini yang harus tertangani dengan baik. Boleh saja ada aktivitas ekonomi. Tapi harus juga memperhatikan estetika kawasan dan kebersihan,” jelasnya.
Karena itu, tambah Yusri, Komisi III mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, pengelola kawasan, pelaku usaha, dan Masyarakat. Agar semua pihak turut menjaga kebersihan lingkungan. Setiap pihak memiliki tanggung jawab untuk memastikan ruang publik tetap bersih dan layak digunakan.
“Kami ingin ruang publik ini tetap menjadi tempat yang nyaman bagi masyarakat. Aktivitas ekonomi harus berjalan, tetapi kebersihan juga harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya. (man)
















Discussion about this post