Balikpapan, Borneoupdate.com – Manajemen Angkasa Pura I memberikan fasilitas layanan rapid test antibodi dan antigen untuk para pengguna jasa di lantai dua (Mezzanine Floor) Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan. Keberadaan fasilitas itu terkait terbitnya kebijakan baru mengenai syarat terbang bagi penumpang pesawat di masa libur panjang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.
“Sehubungan dengan terbitnya kebijakan baru terkait syarat terbang di masa libur Nataru, para pengguna jasa bandara dapat melakukan pengecekan rapid test jenis antibodi maupun antigen dengan mudah dan harga yang terjangkau,” kata Retnowati, Stakeholder Relation, Rabu (23/12).
Ia menjelaskan dua layanan ini disediakan untuk menyesuaikan dengan syarat terbang dari daerah tujuan para penumpang. Karena pemerintah di setiap daerah memiliki kebijakan yang berbeda terhadap orang yang akan masuk ke wilayahnya. Adapun biaya yang dibebankan kepada pengguna jasa yakni sebesar Rp 150 ribu untuk tes rapid antibodi dan rapid antigen senilai Rp 250 ribu.
“Hasilnya cukup cepat kok. Cukup menunggu selama 15 menit untuk rapid antibodi. Kalau rapid antigen hasilnya dapat diambil 30 menit setelah pengambilan sampel,” tuturnya.
Retno menambahkan Angkasa Pura I membuka layanan ini setiap hari Senin sampai Minggu mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WITA. Layanan ini diharapkan dapat mempermudah para penumpang untuk melengkapi syarat dokumen perjalanan udara dan mewujudkan penerbangan yang sehat selama periode masa liburan Nataru kali ini.
“Bagi penumpang yang akan melakukan penerbangan kami minta dapat mematuhi protokol kesehatan dan memastikan persyaratan rute tujuan agar sesuai dengan yang dipersyaratkan. Jangan takut untuk terbang lagi karena bandara memiliki protokol kesehatan,” lanjutnya.
Untuk diketahui Bandara SAMS Sepinggan menjelang Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 juga membentuk Posko Pengendalian Transportasi Angkutan Udara dengan tujuan memastikan keamanan, kenyamanan dan keselamatan para pengguna jasa seperti saat sekarang ini di masa adaptasi kebiasaan baru. (FAD)
















Discussion about this post