
Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan memberikan dukungan penuh kepada pemerintah untuk mempercepat kenaikan prosentase cakupan vaksinasi Covid-19. Mengingat capaian 50% vaksinasi menjadi syarat penurunan status Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 ke level lebih rendah. Meski kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di kota minyak sudah menurun drastis.
Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Budiono mengatakan untuk saat ini vaksinasi menjadi solusi dalam upaya menghadapi pandemi Covid-19 yang merebak di berbagai daerah secara merata se Indonesia. Namun capaian vaksinasi sangat bergantung dengan stok vaksin yang tersedia.
“Kami minta pemerintah setempat terus menggenjot vaksin. Tentunya vaksin ini merupakan bagian dari upaya pencegahan Covid-19 merebak di Indonesia. Maka perlu dukungan dari masyarakat juga,” ujarnya kepada wartawan, Ahad (24/10).
Saat ini, lanjut Budiono, sejumlah sektor cukup terdampak akibat pandemi Covid-19. Terutama sektor ekonomi dan pendidikan yang membuat pergerakan masyarakat menjadi serba terbatas. Sehingga dalam upaya menghidupkan kembali denyut perekonomian diperlukan kesadaran masyarakat mendukung upaya vaksinasi yang dilakukan pemerintah.
“Kita sama-sama tahu ini PPKM level 4 lanjut lagi. Ternyata kasus turun, angka kematian turun dan tingkat keterisian RS turun tidak berpengaruh. Ada indikator prosentase vaksin di atas 50% yang diminta pusat jadi syarat turun level,” tuturnya lagi.
Budiono berharap Satgas Covid-19 di Balikpapan mampu meningkatkan prosentase vaksinasi secepatnya. Apalagi sejumlah pihak mulai dari TNI-Polri dan organisasi masyarakat terlibat aktif dalam kegiatan vaksinasi. Sehingga dengan adanya peningkatan cakupan vaksinasi dan penurunan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 bisa mempermudah pembukaan kegiatan ekonomi dan Pendidikan.
“Kami berharap dukungan berbagai pihak. Soal PPKM masih level 4 ya itu aturan pusat. Tinggal kita saja yang meningkatkan vaksinasi. Ini bagian pencegahan karena belum ada obat. Karena kekebalan kita belum mampu melawan maka disitu perlunya vaksinasi,” tambahnya. (FAD)




















Discussion about this post