Balikpapan, Borneoupdate.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI kembali membuka Program Vokasi Stimulus Ekonomi Semester II 2026. Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) langsung bergerak cepat menyebarkan informasi ini. Mereka mengajak seluruh warga memanfaatkan kesempatan emas tersebut.
Program pelatihan gratis ini berjalan hingga Desember 2026 mendatang. Warga bisa memilih jenis keterampilan sesuai dengan minat dan kebutuhan mereka. Pemerintah menargetkan program ini untuk membantu masyarakat meningkatkan keahlian kerja.
Kepala Disnaker Kota Balikpapan, Adamin Siregar, memberikan penjelasan khusus mengenai sasaran program ini. Pelatihan ini menyasar warga yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pencari kerja baru. Selain itu, para pelaku usaha kecil yang ingin naik kelas juga bisa ikut serta.
“Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk warga Balikpapan. Pelatihan ini 100 persen gratis tanpa pungutan biaya. Kami ingin warga yang kehilangan pekerjaan bisa cepat bangkit dan punya keahlian baru,” ujarnya, Kamis (17/09).
Adamin menjelaskan masyarakat yang berminat bisa mendaftarkan diri secara langsung melalui Disnaker Kota Balikpapan. Petugas siap membantu warga memproses seluruh berkas pendaftaran dengan mudah. Pihak Disnaker juga sudah menyiapkan pusat informasi untuk melayani pertanyaan warga.
Pemerintah membatasi kuota peserta demi menjaga mutu dan kualitas proses belajar. Setiap kelas pelatihan hanya berisi minimal 5 peserta dan maksimal 20 peserta. Pembatasan ini bertujuan agar suasana belajar tetap fokus dan berjalan secara efektif.
Disnaker Balikpapan menggandeng berbagai lembaga pelatihan resmi untuk menyukseskan program ini. Salah satunya adalah Balai Latihan Kerja (BLK) bersama para tenaga profesional penunjang. Kolaborasi ini memastikan peserta mendapatkan ilmu praktis yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Panitia akan menyesuaikan lokasi belajar dan instruktur berdasarkan jenis pelatihan yang dipilih warga. Penyelenggara ingin memastikan tempat belajar dekat dan mudah dijangkau oleh para peserta. Instruktur ahli juga akan mendampingi peserta dari awal sampai mahir.
“Program ini menjadi bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami berharap pelatihan ini mampu menekan angka pengangguran. Agar warga yang terampil turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya. (man)

















Discussion about this post