Balikpapan, Borneoupdate.com – Komisi IV DPRD Kota Balikpapan menaruh perhatian serius terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan. Salah satunya lonjakan jumlah penduduk yang cukup signifikan. Kondisi tersebut menuntut pemerintah segera melakukan inovasi pelayanan. Khususnya dengan mendorong transformasi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) menjadi layanan siaga 24 jam.
Sekretaris Komisi IV DPRD Balikpapan, Muhammad Hamid mengatakan langkah ini menyasar wilayah pemukiman padat penduduk. Di mana penambahan jam operasional ini sudah menjadi kebutuhan mendesak. Ia melihat beban rumah sakit akan berkurang jika Puskesmas mampu menangani kasus darurat awal di tingkat kecamatan.
“Penduduk Balikpapan terus bertambah setiap tahun. Kebutuhan fasilitas kesehatan pun pasti ikut naik secara otomatis. Ini harus bisa diantisipasi sejak dini. Makanya perlu ada pemetaan daerah yang memerlukan puskesmas 24 jam,” ujarnya, Selasa (07/04).
Hamid menjelaskan, akses kesehatan tidak boleh terbatas oleh jam kerja kantor. Warga sering kali membutuhkan pertolongan medis pada malam hari atau dini hari. Kondisi ini membuat keberadaan Puskesmas 24 jam menjadi solusi paling realistis bagi masyarakat menengah ke bawah. Apalagi keberadaan fasilitas Kesehatan sekelas rumah sakit masih terpusat di daerah tengah kota.
“Kami mendorong pemerintah kota memetakan wilayah mana saja yang paling rawan. Puskesmas di lokasi tersebut harus segera beroperasi 24 jam penuh. Setidaknya ada pertolongan pertama dan tindak lanjut pada pasien gawat darurat,” jelasnya.
Komisi IV, lanjut Hamid, menyoroti beberapa titik wilayah yang jauh dari pusat kota dan rumah sakit besar. Wilayah-wilayah ini memerlukan proteksi kesehatan yang lebih cepat guna menghindari keterlambatan penanganan medis. Maka pihak DPRD meminta pemerintah segera menyiapkan skema pengadaan tenaga medis dan sarana penunjang lainnya.
“Secara anggaran ini sudah bagian dari prioritas tahunan. Karena memang kesehatan adalah hak dasar masyarakat. Pemerintah harus hadir memberikan jaminan layanan yang cepat dan mudah dijangkau kapan saja,” tuturnya lagi.
Pihaknya, tambah Hamid, memastikan akan terus mengawal kebijakan ini hingga masuk ke dalam program prioritas pemerintah daerah. Hal ini sejalan dengan visi Balikpapan untuk menjadi kota yang nyaman dan layak huni bagi seluruh lapisan masyarakat. (sus)
















Discussion about this post