Balikpapan, Borneoupdate.com – Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Kota Balikpapan terus bergerak mengalokasikan jatah vaksinasi yang diterima dari pimpinan pusat. Hal itu sebagai upaya percepatan cakupan vaksin Covid-19 agar kekebalan kelompok (herd immunity) bisa segera tercapai di kota minyak.
Perwakilan MCCC Balikpapan, Khairil Anwar Diniy mengatakan kali ini pihaknya sudah mencapai kesepakatan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk vaksinasi pelajar. Dimana sekitar 2.500 dosis vaksin siap diberikan kepada para pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Alhamdulillah kami mendapat respon cepat dari kepala dinas pendidikan. Jadi tadi sudah sepakat alokasi 2.500 dosis untuk pelajar SMP. Tinggal teknis pelaksanaan saja,” ujarnya usai berkunjung ke kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Jum’at (01/10).
Menurut Khairil pihak MCCC akan membahas teknis pelaksanaan vaksinasi pelajar bersama dinas kesehatan dalam waktu dekat. Terutama mengenai tempat dan jadwal pelaksanaan. Adapun pihak dinas pendidikan akan menunjuk sekolah untuk mempersiapkan siswanya mengikuti vaksin.
“InsyaAllah tempatnya di Dome. Nanti teknisnya dari dinas kesehatan. Data pelajarnya dari SMP yang ditunjuk dinas pendidikan. Karena ini bagian upaya percepatan vaksinasi bagi masyarakat Kota Balikpapan kami siap support,” tuturnya lagi.
Khairil berharap, segala bentuk usaha yang dilakukan oleh Muhammadiyah bisa menjadi ikhtiar menyelesaikan pandemi Covid-19. Mengingat kondisi ini telah berlansung lebih dari satu tahun di Indonesia. Untuk itu, MCCC Kota Balikpapan menyatakan kesiapannya bekerjasama dengan berbagai dalam program vaksinasi Covid-19.
“Kita tahu masyarakat juga antusias mendaftarkan diri untuk ikut vaksinasi Covid-19. Namun ternyata memang ketersediaan stok vaksin belum sebanding dengan jumlah warga yang terdaftar,” ujarnya usai menerima rombongan MCCC Balikpapan.
“Makanya kami dukung adanya kerjasama yang baik dalam penyelenggaraan vaksinasi. Karena ini bagian upaya percepatan vaksinasi masyarakat kota Balikpapan. Kami di Muhammadiyah siap support kebutuhan vaksinasi,” tambahnya lagi. (FAD)
















Discussion about this post