Balikpapan, Borneoupdate.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan mendukung langkah pemerintah dalam pemerataan kualitas pendidikan. Di mana pembangunan unit sekolah baru difokuskan untuk wilayah Balikpapan Utara. Hal itu karena kecamatan ini memiliki rasio pertumbuhan penduduk yang sangat pesat. Namun berbanding terbalik dengan ketersediaan ruang kelas yang ada saat ini.
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali mengatakan keputusan tersebut muncul setelah mempertimbangkan kebutuhan mendesak masyarakat dan ketersediaan lahan. Pemerintah kota saat ini tengah menjalankan kebijakan efisiensi anggaran yang cukup ketat. Meski begitu, sektor pendidikan tetap menjadi agenda utama yang tidak boleh terabaikan.
“Kami sepakat untuk memusatkan tenaga dan anggaran tahun ini di Balikpapan Utara. Ini merupakan hasil kajian skala prioritas kami di legislatif. Pihak pemerintah tinggal melakukan realisasi. Ini bagian prioritas kita bersama,” ujarnya, Senin (11/05).
Gasali menjelaskan efisiensi anggaran memaksa pemerintah bekerja lebih jeli. Pihaknya harus memilah proyek mana yang memberikan dampak paling luas bagi warga. Menurutnya, anak-anak di wilayah utara sangat membutuhkan akses sekolah yang lebih dekat dari tempat tinggal mereka.
Kondisi geografis dan jarak tempuh menjadi tantangan utama bagi pelajar di sana. Kehadiran sekolah baru diharap mampu memangkas biaya transportasi dan meningkatkan keamanan siswa. Program ini juga bertujuan mengurangi penumpukan pendaftar di sekolah-sekolah pusat kota saat musim penerimaan siswa baru.
“Anggaran kita terbatas, jadi kita tidak bisa membangun di semua titik sekaligus. Kami harus memilih wilayah yang paling darurat kekurangan fasilitas Pendidikan. Memang dalam banyak kesempatan rata-rata warga minta bangunkan sekolah,” jelasnya.
DPRD, lanjut Gasali, terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan. Koordinasi ini memastikan proses pengadaan lahan hingga pembangunan fisik berjalan tepat waktu. Ia menjamin pengawasan ketat agar kualitas bangunan memenuhi standar keamanan nasional.
Langkah ini, tambahnya, membuktikan komitmen DPRD Balikpapan dalam mengawal hak dasar warga. Meski di tengah keterbatasan finansial, sektor pendidikan tetap mendapat porsi perhatian yang signifikan. “Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Walau sedang efisiensi, kita tidak boleh mengorbankan masa depan anak-anak kita,” tutupnya. (end)
















Discussion about this post