
Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan memasuki masa reses I tahun 2021 masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Hal ini membuat kegiatan reses yang menjadi kesempatan menyerap aspirasi dan bertemu warga di masing-masing daerah pemilihan tidak bisa seperti dalam kondisi normal dan harus menerapkan protokol kesehatan yang sudah diatur oleh pemerintah setempat.
“Saya reses kali ini pakai door to door dan virtual atau daring saja,” ujar Wakil Ketua DPRD Balikpapan dari fraksi PDIP, Budiono, saat ditemui di kantornya, Rabu (03/03) siang.
Kondisi ini menurutnya memang tidak seperti keadaan normal yang biasanya menghadirkan warga dari berbagai kalangan dalam jumlah besar. Tapi inti dari reses yang merupakan kesempatan silaturahmi dan menyerap aspirasi warga terhadap kebijakan pembangunan bisa diwakili secara virtual. Dimana meski tidak bertemu secara tatap muka, para wakil rakyat tetap bisa berkomunikasi dengan warga di daerah pemilihannya masing-masing.
“Secara umum reses saya dijalankan dengan virtual atau daring. Sisanya door to door dengan mendatangi langsung warga yang dituju di daerah pemilihan saya di Balikpapan Barat,” lanjutnya.
Menurut Budiono selama masa reses, setiap anggota DPRD diharapkan semakin dekat secara psikologis dengan masyarakat di daerah pemilihannya masing-masing. Terutama untuk mendengar aspirasi masyarakat karena ini merupakan bagian dari proses pembentukan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS).
“Saya punya kewajiban untuk menyerap, menghimpun, menampung, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat di daerah pemilihan. Permasalahan umum yang disampaikan masyarakat biasanya perbaikan infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan lain-lain. Jadi harus direspon positif untuk kemudian dibahas sesuai komisi di DPRD,” pungkasnya. (FAD)




















Discussion about this post