
Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan meminta pemerintah memaksimalkan pemberlakuan sistem pajak online. Hal itu sebagai upaya mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2021 di tengah kondisi pandemi Covid-19. Sebelumnya, pihak DPRD sudah menolak permintaan Pemerintah Kota Balikpapan untuk mengkoreksi target PAD melalui pembahasan APBD Perubahan tahun 2021. Dalam pengajuan itu, PAD diusulkan turun menjadi Rp 485 miliar dengan pertimbangan kondisi perekonomian dan pandemi Covid-19 yang masih terjadi.
Wakil ketua DPRD Kota Balikpapan, Sabaruddin Panrecalle mengatakan sistem pajak online sudah memiliki payung hukum yang tetap. Sehingga bisa diberlakukan kepada wajib pajak dari kalangan pengusaha tempat hiburan, hotel dan restoran yang beroperasi di Balikpapan. Namun tetap dengan mempertimbangkan kondisi pihak pengusaha.
“Sistem ini kami yakin bisa mencegah kebocoran pendapatan pajak. Jadi kami ingin ada transparansi antara pemerintah sebagai pemungut pajak dengan pengusaha sebagai pihak pembayar,” ujarnya kepada wartawan, Jum’at (01/10).
Menurut Sabaruddin selama ini pihak dewan menemukan adanya potensi kebocoran pajak yang terjadi jika tetap memakai sistem manual. Maka kemudian dibuatlah payung hukum penggunaan pembayaran pajak secara online sebagai terobosan dari pemerintah bersama DPRD. Karena kebocoran pendapatan yang terjadi sudah mempengaruhi pembiayaan pembangunan di daerah.
“Daerah lain sudah banyak yang pakai sistem online dan terbukti cukup berhasil menaikkan PAD. Apalagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga sudah mengeluarkan himbauan pembelakuan pajak online di daerah,” tuturnya lagi.
Untuk itu Sabaruddin berharap keberadaan sistem pajak online mampu memaksimalkan PAD dalam kondisi pandemi Covid-19 di tahun ini. Dengan catatan pemerintah dengan OPD terkait memperketat pantauan terhadap transaksi yang menjadi subjek pajaknya.
“Kami harap tidak ada lagi kebocoran pajak di kota ini. Karena berakibat tidak tercapainya target PAD di tahun ini. Kita perlu sekali PAD untuk pembangunan kota kita ini,” tambahnya. (FAD)




















Discussion about this post