
Balikpapan, Borneoupdate.com – DPRD Kota Balikpapan menyoroti keterbatasan stok vaksin di tengah upaya mempercepat kekebalan kelompok (herd immunity) oleh pemerintah. Sebab hingga kini, tingginya animo masyarakat untuk mendapatkan suntikan vaksin berbanding terbalik dengan ketersediaan stok vaksin di pemerintahan setempat.
Menyikapi hal ini, anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Ardiansyah meminta Pemerintah Kota Balikpapan memperkuat lobi ke Kementerian Kesehatan. Agar kiriman vaksin Covid-19 bisa mempercepat kenaikan prosentase cakupan vaksinasi. Mengingat capaian di atas 50% menjadi syarat penurunan status Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 ke level lebih rendah. Meski kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di kota minyak sudah menurun drastis.
“Yang jelas kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di kota minyak sudah menurun drastis. Jadi mintalah ke pusat. Pusat itu jangan hanya memberikan target saja. 50% masih level IV misalnya. Sekarang vaksin yang dikirim bagaimana. Apa sudah memenuhi untuk di Balikpapan,” ujarnya kepada wartawan, Ahad (03/10).
Untuk saat ini, lanjut Ardiansyah, vaksinasi masih menjadi solusi dalam upaya menghadapi pandemi Covid-19 yang merebak di berbagai daerah secara merata. Namun capaian vaksinasi sangat bergantung dengan stok vaksin yang tersedia. Sehingga pemerintah setempat perlu meminta tambahan kuota vaksinasi dalam upaya percepatan herd immunity.
“Kami ini sebagai wakil rakyat banyak mendapat permintaan warga untuk divaksin. Tapi vaksinnya yang tidak ada. Meski sejumlah pihak mulai dari TNI-Polri dan organisasi masyarakat juga terlibat aktif dalam kegiatan vaksinasi. Semoga ke depannya pemerintah setempat bisa terus menggenjot kuota vaksin,” tuturnya lagi.
Secara terpisah, juru bicara Satgas Covid-19 Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengungkapkan pencapaian vaksinasi di kota minyak sudah menjadi yang tertinggi di Provinsi Kaltim. Data yang ada menyebutkan cakupan vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 57 persen. Adapun kategori pelajar dan orang lanjut usia menjadi prioritas sebagai penerima vaksin Covid-19.
“Yang jelas upaya kita untuk menurunkan kasus yang ada memang lewat vaksinasi. Capaian vaksinasi sudah sekitar 57 persen. Dan kita akan terus meningkatkan percepatan ini, mohon bantuan seluruh masyarakat. Bahwa untuk percepatan saat ini kita ada priotas untuk anak sekolah dan lansia,” ujarnya singkat. (FAD)




















Discussion about this post