Balikpapan, Borneoupdate.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menunggu komitmen penuh pemerintah kota dalam menerapkan sistem lelang dini pada proyek-proyek pembangunan. Kebijakan strategis ini bertujuan mengantisipasi keterlambatan pengerjaan berbagai fasilitas publik di Kota Minyak.
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman, meyakini percepatan proses lelang akan membawa dampak positif yang sangat besar. Pemerintah dapat memulai pengerjaan fisik lebih awal sebelum memasuki musim penghujan yang sering menghambat proyek di lapangan.
“Kami sangat berharap pemerintah kota segera merealisasikan kebijakan lelang dini ini secara konsisten. Kebijakan itu bisa meminimalkan keterlambatan realisasi anggaran. Kan ini yang sering terjadi setiap tahun,” ujarnya, Rabu (15/07).
Yono menyebutkan dampak positif dari lelang dini. Mulai dari sisi realisasi pekerjaan fisik, kinerja organisasi perangkat daerah, serta mencegah penumpukan penyerapan anggaran pada akhir tahun. Hal itu tentu mendukung percepatan penyerapan anggaran di masing-masing satuan kerja.
“Kita bisa lihat kebiasaan menumpuk pekerjaan di akhir tahun anggaran sering merugikan masyarakat. Kualitas bangunan fisik terkadang menjadi kurang maksimal karena pekerja mengejar target waktu yang sangat sempit,” jelasnya.
Menurut Yono, lelang dini juga akan memicu perputaran roda ekonomi lokal lebih cepat sejak awal tahun. Para pekerja bangunan, penyedia bahan material, hingga sektor usaha kecil di sekitar lokasi proyek akan langsung merasakan dampak ekonominya.
Di sisi lain, DPRD meminta organisasi perangkat daerah (OPD) harus mengubah pola kerja lama yang kurang efisien. Setiap kepala dinas wajib menyiapkan dokumen perencanaan dan administrasi proyek secara matang sejak akhir tahun sebelumnya.
“Intinya kan kelancaran penyerapan anggaran. Memang saat ini ada efisiensi yang membuat anggaran jadi terbatas. Tapi itu setidaknya tetap memprioritaskan beberapa program primer. Seperti penanganan banjir, kesehatan dan Pendidikan,” tuturnya.
Yono memastikan pihaknya terus mengawal tahapan perencanaan anggaran bersama pihak eksekutif. Sinergi ini penting agar proses lelang berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
Dirinya berharap Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kota Balikpapan meningkatkan kesiapan personel dan sistem digital mereka. Kecepatan verifikasi berkas kontraktor menjadi kunci utama keberhasilan program percepatan lelang ini. (man)
















Discussion about this post