Samarinda, Borneoupdate.com – Hampir 10 bulan pandemi Covid-19 melanda dunia, termasuk Indonesia, ternyata virusnya masih menular dan terus menyebar. Gejala yang ditunjukkan oleh orang yang terkonfirmasi Covid-19, gejalanya bermacam-macam. Dari gejala yang ringan hingga gejala berat dengan penyakit bawaan.
Hal itu dikatakan oleh Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Pembangunan dan Pembiayaan Kesehatan Alexander Kaliaga Ginting saat beraudiensi ke Sekda Prov Kaltim HM Sa’bani, didampingi Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI dr Muhammad Budi Hidayat, Selasa (22/12/2020).
“Penularan terus berlangsung, berarti ada kelemahan dalam mengenali gejala. Sehingga terjadi gejala ringan Covid sering terabaikan. Maka, perlu disosialisasikan kepada masyarakat agar mengenali gejala disamping disiplin melakukan 3M,” jelasnya.
Alexander menyebutkan kasus kematian sudah turun pada angka 2,9 persen, tapi penularannya masih menyebar luas bahkan terjadi klaster keluarga hingga klaster pejabat. Artinya, penyebaran Covid-19 ini tidak saja terjadi pada lingkungan keluarga tetapi sudah masuk dalam lingkungan khusus dan komunitas.
Covid-19, ujarnya tidak mengenal jabatan dan status, tetapi kalau lengah dalam menerapkan protokol kesehatan kemungkinan mudah tertular sangat besar.
Untuk itu, ia mengimbau masyarakat hingga pejabat untuk taat disiplin protokol kesehatan dengan menerapkan 3M, termasuk memperkuat imun tubuh dan berolahraga.
“Saat ini gejala ringan masih dianggap enteng bahkan seakan-akan tidak terkontaminasi, karena pada saat itu mungkin gejalanya ringan. Kalau sudah batuk pilek, jangan masuk kerja karena itu bisa menularkan kepada yang lainnya. Misalnya, saat bersin walaupun sudah pakai masker, dan hal seperti inilah yang harus ditanamkan dan disosialisasikan kepada karyawan perusahaan juga masyarakat,” sarannya.
Hingga hari ini kasus Covid-19 di Kaltim masih belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Dari sepuluh kabupaten/kota di Kaltim, hanya satu yang berzona Kuning, yaitu Kabupaten Mahakam. Sementara, sembilan daerah lainnya, berstatus zona Merah.(YA)
















Discussion about this post